:strip_icc()/kly-media-production/medias/5404501/original/085024100_1762407468-Membuka_ponsel_dan_laptop__Pexels_.jpg)
Google dikabarkan tengah mempersiapkan fitur papan klip lintas perangkat atau "Universal Clipboard" untuk Android 17, sebuah langkah yang meniru fungsionalitas populer yang telah lama ada di ekosistem Apple. Fitur ini diharapkan dapat merevolusi cara pengguna Android menyalin dan menempel konten antar perangkat mereka, mulai dari ponsel hingga sistem PC Android yang akan datang.
Universal Clipboard milik Apple adalah fitur yang memungkinkan pengguna menyalin konten seperti teks, gambar, foto, dan video dari satu perangkat Apple (misalnya, iPhone atau iPad) dan langsung menempelkannya di perangkat Apple lain (seperti Mac) yang kompatibel. Untuk menggunakannya, perangkat-perangkat tersebut harus masuk dengan ID Apple yang sama, mengaktifkan Bluetooth dan Wi-Fi serta terhubung ke jaringan yang sama, mengaktifkan fitur Handoff, dan berada dalam jangkauan Bluetooth satu sama lain. Ketika konten disalin di satu perangkat, ia secara otomatis tersedia di papan klip perangkat lain yang berdekatan dan dapat ditempelkan secara instan. Konten ini akan tersimpan sementara hingga diganti dengan item lain yang disalin atau setelah sekitar dua menit.
Menurut laporan terkini, Google sedang mengembangkan fitur Universal Clipboard untuk Android 17 yang akan memungkinkan teks yang disalin pada ponsel Android untuk secara otomatis disinkronkan dengan perangkat Android lain yang terhubung, termasuk sistem PC Android yang sedang dikembangkan. Bukti awal dari pembangunan fitur ini muncul dalam bentuk kelas baru bernama `UniversalClipboardManager` di dalam modul `android.companion.datatransfer.continuity` pada versi beta dan Canary Android terbaru. Kode ini menunjukkan bahwa Google sedang menyiapkan sistem sinkronisasi papan klip terintegrasi yang kemungkinan akan beroperasi di latar belakang melalui Google Play Services.
Mekanisme yang diharapkan adalah bahwa Pixel System Service akan mendeteksi perubahan pada papan klip dan memberi tahu Google Play Services, yang kemudian akan mentransmisikan konten ke perangkat Android lain yang terhubung. Namun, versi awal fitur ini kemungkinan besar akan terbatas pada teks dan mungkin belum mendukung gambar atau format lain saat peluncuran awal. Meskipun demikian, fitur ini menandai langkah signifikan menuju penyatuan pengalaman pengguna di seluruh ekosistem Google.
Saat ini, pengguna Android masih sangat bergantung pada aplikasi pihak ketiga atau utilitas pabrikan untuk menyinkronkan data papan klip antar perangkat. Contohnya, untuk menyinkronkan papan klip antara ponsel Pixel dan PC Windows, pengguna seringkali perlu menggunakan SwiftKey sebagai papan ketik default mereka. Pembatasan keamanan yang diperkenalkan pada Android 10 dan 13 juga telah mempersulit akses latar belakang ke papan klip oleh aplikasi pihak ketiga, dengan riwayat papan klip yang dihapus setelah satu jam dan peringatan otomatis ketika aplikasi mencoba mengaksesnya. Dengan adanya Universal Clipboard asli dari Google, pengguna akan mendapatkan alur kerja yang lebih lancar dan konsisten antar perangkat, mengurangi ketergantungan pada solusi pihak ketiga yang terkadang rumit.
Inisiatif Google ini mencerminkan dorongan strategis yang lebih luas menuju integrasi ekosistem yang lebih erat, terutama karena PC berbasis Android dan Chromebook semakin lazim dan saling terhubung. Jika diluncurkan sepenuhnya, Universal Clipboard akan menjadi peningkatan signifikan bagi pengguna Android, menyederhanakan berbagi konten dan meningkatkan produktivitas di berbagai perangkat. Meski jadwal rilis resmi atau ketersediaan fitur ini di versi final Android 17 masih harus ditunggu, bocoran yang ada mengindikasikan bahwa Google sangat serius untuk menghadirkan fitur "Universal Clipboard" ini pada Android 17, yang diperkirakan akan rilis pada pertengahan tahun 2026.