Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Apple Buka Suara Hadapi Tuduhan Favoritisme ChatGPT Elon Musk

2025-11-28 | 18:58 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T11:58:18Z
Ruang Iklan

Apple Buka Suara Hadapi Tuduhan Favoritisme ChatGPT Elon Musk

Raksasa teknologi Apple telah menolak tudingan pilih kasih yang dilayangkan oleh Elon Musk terkait aplikasi kecerdasan buatan (AI) di App Store. Musk, pendiri perusahaan AI xAI yang mengembangkan chatbot Grok, menuduh Apple secara tidak adil memprioritaskan ChatGPT milik OpenAI dalam peringkat App Store dan bagian editorial, sebuah tindakan yang disebutnya sebagai "pelanggaran antimonopoli yang tidak perlu dipertanyakan lagi". Apple membantah keras klaim tersebut, menegaskan bahwa App Store dirancang untuk "adil dan bebas bias".

Kontroversi ini mencuat setelah Elon Musk menyatakan bahwa Grok, meskipun telah mencapai peringkat tinggi seperti posisi kelima di antara semua aplikasi secara global atau keenam dalam daftar aplikasi gratis di AS, tidak pernah ditempatkan di bagian "Must Have" App Store, tempat ChatGPT sering muncul. Musk berpendapat bahwa perilaku Apple ini membuat perusahaan AI selain OpenAI tidak mungkin mencapai posisi teratas di App Store. Pada bulan Agustus 2025, Musk bahkan mengajukan gugatan antimonopoli di pengadilan federal AS di Texas terhadap Apple dan OpenAI, menuduh mereka bersekongkol untuk menghambat persaingan AI.

Tuduhan ini muncul di tengah kemitraan strategis antara Apple dan OpenAI. Apple telah mengintegrasikan teknologi ChatGPT secara mendalam ke dalam fitur Apple Intelligence-nya, termasuk asisten suara Siri dan Alat Penulisan, yang akan tersedia di iOS, iPadOS, dan macOS. Integrasi ini diumumkan pada Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024 dan memungkinkan pengguna untuk mengakses kemampuan ChatGPT tanpa perlu beralih aplikasi. Apple menyatakan bahwa perlindungan privasi telah dibangun dalam integrasi ChatGPT ini, di mana permintaan tidak disimpan oleh OpenAI, dan alamat IP pengguna disamarkan, serta pengguna akan dimintai izin sebelum pertanyaan atau data dikirim ke ChatGPT.

Menanggapi tuduhan Musk, Apple dalam pernyataannya kepada BBC News menegaskan bahwa peringkat App Store didasarkan pada berbagai faktor, termasuk algoritma dan daftar yang dikurasi secara ahli, semuanya menggunakan kriteria objektif. Apple menyatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk menawarkan penemuan aplikasi yang aman bagi pengguna dan peluang berharga bagi pengembang, termasuk di kategori AI yang berkembang pesat.

CEO OpenAI, Sam Altman, juga membalas tuduhan Musk, menyoroti bahwa Musk sendiri dituduh memanipulasi platform X untuk keuntungan perusahaan-perusahaannya dan merugikan pesaingnya. Perseteruan antara Musk dan Altman bukan hal baru; keduanya adalah salah satu pendiri OpenAI pada tahun 2015, namun hubungan mereka memburuk pada tahun 2018 ketika Musk meninggalkan dewan direksi setelah permintaannya untuk menjadi CEO dan memiliki kendali mayoritas ditolak.

Meskipun ChatGPT sering menduduki posisi teratas, data App Store menunjukkan bahwa aplikasi AI lainnya tetap kompetitif, dan Grok juga telah mencapai peringkat yang tinggi. Situasi ini menyoroti kekhawatiran yang lebih luas tentang transparansi App Store, pertanyaan antimonopoli, dan persaingan di pasar chatbot AI yang berkembang pesat.