Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Komdigi Sukses Pulihkan 707 BTS, Internet Kini Bisa Diakses Warga Sumatra dan Aceh Pascabanjir

2025-11-30 | 06:33 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T23:33:40Z
Ruang Iklan

Komdigi Sukses Pulihkan 707 BTS, Internet Kini Bisa Diakses Warga Sumatra dan Aceh Pascabanjir

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan signifikan pada akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda ketiga provinsi tersebut. Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan untuk kembali bisa mengakses internet dan menghubungi keluarga mereka.

Menurut data Komdigi per Sabtu, 29 November 2025, pukul 00.00 WIB, dari total 2.463 menara BTS yang mengalami gangguan sejak Jumat, 28 November 2025, pukul 07.00 WIB, sebanyak 707 menara kini telah beroperasi normal. Ini berarti masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan. Pemulihan menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara). Sementara itu, menara yang masih mengalami gangguan meliputi 975 dari 3.414 menara di Aceh, 707 dari 9.612 menara di Sumatra Utara, dan 74 dari 3.739 menara di Sumatra Barat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana. Komdigi juga berkoordinasi dengan penyelenggara satelit, termasuk Starlink dan PSN, serta menguatkan downlink satelit pemerintah Satria-1 di titik-titik terdampak untuk mendukung akses komunikasi.

Selain menara BTS, jalur backbone di beberapa titik vital juga telah berhasil diatasi. Jalur backbone di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau-Padang Sidempuan dan ruas Sibolga-Barus-Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor. Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh-Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

Operator seluler, seperti Telkomsel dan Indosat, juga bergerak cepat dalam upaya pemulihan. Telkomsel mengerahkan suplai baterai dan genset untuk memulihkan layanan, meskipun menghadapi kendala operasional terkait pasokan listrik dan akses lokasi. Langkah-langkah ini krusial untuk mengembalikan fungsi komunikasi masyarakat, terutama untuk koordinasi tim SAR dan penyaluran bantuan logistik.