Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Komdigi Ungkap Titik Vital Jaringan Telekomunikasi Lumpuh Diterjang Banjir Sumut

2025-11-27 | 14:55 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-27T07:55:57Z
Ruang Iklan

Komdigi Ungkap Titik Vital Jaringan Telekomunikasi Lumpuh Diterjang Banjir Sumut

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan sejumlah titik jaringan telekomunikasi di Sumatera Utara mengalami gangguan signifikan akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut sejak tanggal 24-25 November 2025. Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Komdigi mencatat total 495 situs pemancar seluler tidak berfungsi, yang setara dengan sekitar 1,42 persen dari total 34.660 situs eksisting di Provinsi Sumatera Utara.

Gangguan layanan telekomunikasi ini tersebar di beberapa wilayah yang terdampak parah, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Selain itu, gangguan juga teridentifikasi di Kabupaten Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Gunungsitoli, Kota Medan, dan Kota Padang Sidempuan.

Menurut Komdigi, penyebab utama terganggunya situs-situs ini adalah terputusnya aliran listrik dari PLN serta gangguan transmisi jaringan. Beberapa perangkat BTS juga dilaporkan terendam banjir. Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh cuaca hujan ekstrem yang disebabkan pengaruh badai tropis atau Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.

Tiga operator seluler utama, yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Indosat Tbk, dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk, menjadi penyedia layanan yang jaringannya terdampak. Telkomsel melaporkan 336 situsnya terganggu. Sementara itu, XLSmart Telecom menginformasikan 80 situsnya, atau sekitar 0,19 persen dari total 8.746 situs di Sumut, mengalami dampak. Indosat juga melaporkan 79 situsnya, yang merupakan 0,77 persen dari 10.174 situs eksisting di Sumut, tidak beroperasi. Laporan gangguan pertama diterima PMT Komdigi pada Rabu (26/11/2025), dengan XLSmart melaporkan sekitar pukul 11.00 WIB, Indosat pukul 10.52 WIB, dan Telkomsel pukul 12.41 WIB.

Upaya pemulihan jaringan tengah dilakukan secara intensif oleh para operator seluler. Mereka berusaha mengembalikan operasional situs yang terdampak dengan menggunakan genset sebagai sumber daya alternatif hingga pasokan listrik PLN kembali normal. Namun, mobilisasi genset ke lokasi-lokasi terdampak masih menghadapi kendala serius akibat akses jalan yang terputus atau rusak parah akibat banjir dan longsor. Selain itu, operator juga melakukan routing atau pengalihan sinyal ke titik-titik jaringan lain yang masih berfungsi untuk meminimalkan dampak gangguan transmisi.

Komdigi, melalui Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital, terus memantau kualitas layanan telekomunikasi pasca-bencana dan bekerja sama dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan serta pemerintah daerah setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan layanan komunikasi tetap berkualitas dan dapat diandalkan bagi masyarakat di tengah situasi darurat. Polda Sumatera Utara juga turut mengirimkan bantuan alat komunikasi seperti handy talkie dan mobil satelit untuk mempermudah koordinasi di lapangan.