:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418472/original/024017600_1763619831-Claude.jpg)
Microsoft telah mengumumkan perluasan signifikan dalam strategi kecerdasan buatannya, memperdalam kemitraan dengan Anthropic, pengembang model AI Claude, sekaligus terus memperkuat dukungannya terhadap model-model OpenAI seperti ChatGPT di platform Azure. Langkah ini menandai komitmen Microsoft untuk menawarkan pilihan model AI generatif terdepan yang lebih luas kepada pelanggan perusahaannya, seiring dengan percepatan adopsi AI di berbagai industri.
Dalam kesepakatan terbaru yang diumumkan sekitar 18 November 2025, menjelang konferensi pengembang Microsoft Ignite, Microsoft menggaet Anthropic dalam sebuah kemitraan strategis. Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Anthropic akan menskalakan model AI Claude-nya di Microsoft Azure, didukung oleh arsitektur NVIDIA. Microsoft berkomitmen untuk berinvestasi hingga $5 miliar di Anthropic, sementara NVIDIA juga akan menginvestasikan hingga $10 miliar dalam aliansi yang lebih luas ini. Anthropic sendiri telah berkomitmen untuk membeli kapasitas komputasi Azure senilai $30 miliar dan untuk mengontrak kapasitas komputasi tambahan hingga satu gigawatt, yang akan didukung oleh sistem NVIDIA Grace Blackwell dan Vera Rubin.
Integrasi ini memungkinkan pelanggan Azure untuk mengakses model-model Claude, termasuk Claude Sonnet 4.5, Opus 4.1, dan Haiku 4.5, melalui Microsoft Foundry, platform perusahaan untuk membangun sistem AI kelas produksi dan alur kerja agen. Dengan langkah ini, Claude menjadi satu-satunya model AI frontier yang tersedia di ketiga penyedia layanan cloud terkemuka dunia: Azure, AWS, dan Google Cloud. Selain itu, Microsoft juga telah berkomitmen untuk melanjutkan akses Claude di seluruh keluarga produk Copilot-nya, termasuk GitHub Copilot, Microsoft 365 Copilot, dan Copilot Studio. Claude telah mendukung agen Researcher di Microsoft 365 Copilot dan akan diintegrasikan lebih dalam ke Excel melalui fitur Agent Mode, memungkinkan pengguna untuk membangun dan mengedit spreadsheet secara langsung.
Kemitraan ini menunjukkan pergeseran strategis Microsoft menuju pendekatan AI multi-model, mengurangi ketergantungan pada satu penyedia dan memberikan lebih banyak fleksibilitas serta pilihan kepada pelanggan perusahaan. Microsoft Chairman dan CEO Satya Nadella menyatakan bahwa ini semua tentang memperdalam komitmen perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur, pilihan model, dan aplikasi terbaik kepada pelanggan.
Di sisi lain, Microsoft juga telah lama menjadi pemain kunci dalam ekosistem AI dengan integrasi mendalam model-model OpenAI. Melalui Azure OpenAI Service, Microsoft telah menyediakan akses ke model bahasa besar canggih seperti ChatGPT (berbasis GPT-3.5 dan GPT-4), DALL-E 2, dan Codex. ChatGPT sendiri telah tersedia dalam pratinjau di Azure OpenAI Service sejak Maret 2023. Layanan ini memungkinkan pengembang dan bisnis untuk memanfaatkan kemampuan AI generatif dengan fitur keamanan tingkat perusahaan, kepatuhan, ketersediaan regional, dan infrastruktur yang kuat dari Azure. Ini mendukung berbagai kasus penggunaan seperti pembuatan konten, ringkasan, pencarian semantik, dan penerjemahan bahasa alami ke kode.
Meskipun memperluas kemitraannya dengan Anthropic, Microsoft tetap mempertahankan hubungan penting dengan OpenAI, menawarkan model LLM generatif mutakhir mereka melalui Azure AI Studio. Dengan menyediakan akses ke model Claude dan GPT secara bersamaan di satu platform, Microsoft Azure kini menawarkan pilihan terluas dari model-model AI frontier untuk membangun dan menjalankan aplikasi serta agen AI pada skala besar. Strategi komprehensif ini menegaskan visi Microsoft untuk memberdayakan setiap pengembang dan organisasi dengan kebebasan untuk memilih inteligensi yang tepat untuk setiap tantangan.