:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5305883/original/091822500_1754368860-Harga_Spotify_Premium_Resmi_Naik_di_Indonesia__Ini_Rinciannya_01.jpg)
Spotify, platform streaming musik global, secara resmi menaikkan harga langganan Premium di Indonesia. Penyesuaian tarif ini disertai dengan restrukturisasi paket langganan yang berlaku efektif per November 2025, menyusul beberapa kenaikan harga yang terjadi sepanjang tahun ini. Kenaikan harga ini merupakan bagian dari strategi global Spotify untuk mendukung inovasi, pengembangan fitur, serta mencapai profitabilitas yang lebih stabil di tengah meningkatnya biaya lisensi musik.
Perubahan harga yang terbaru di Indonesia mencakup beberapa paket dengan rincian sebagai berikut:
Premium Lite: Ditawarkan dengan harga Rp 59.900 per bulan. Paket ini diperuntukkan bagi satu akun dengan kualitas audio tinggi hingga sekitar 160 kbps, meskipun belum menyertakan fitur pengunduhan lagu untuk didengarkan secara offline*.
* Premium Standard: Kini dibanderol Rp 79.900 per bulan. Sebelumnya, paket ini memiliki harga sekitar Rp 59.000 per bulan atau Rp 59.900 per bulan. Paket Premium Standard memungkinkan satu akun untuk mengunduh musik dan menikmati kualitas audio sangat tinggi hingga sekitar 320 kbps.
Premium Platinum: Paket baru ini hadir dengan harga Rp 119.900 per bulan. Premium Platinum menggantikan paket Premium Family dan menawarkan fitur audio lossless dengan kualitas hingga 24-bit/44,1 kHz FLAC. Paket ini dapat digunakan untuk maksimal tiga akun individu yang tinggal di alamat yang sama dan juga dilengkapi dengan AI DJ pribadi serta fitur pembuatan playlist* AI.
* Premium Student: Tarif langganan untuk pelajar dan mahasiswa naik menjadi Rp 39.900 per bulan, dari sebelumnya sekitar Rp 29.900 per bulan atau Rp 27.500 per bulan. Paket ini membutuhkan verifikasi sebagai mahasiswa di institusi pendidikan terakreditasi.
Selain perubahan harga, paket Premium Duo tampaknya telah dihilangkan dari daftar resmi di situs web Spotify Indonesia. Sementara itu, paket Premium Family yang sebelumnya ada, kini tidak lagi tersedia untuk dibeli, digantikan oleh paket Premium Platinum yang mengakomodasi hingga tiga akun.
Gustav Back, Managing Director Spotify Southeast Asia, dalam keterangannya menyebutkan bahwa penyesuaian harga ini bertujuan untuk terus berinovasi dalam penawaran dan fitur Spotify serta memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna. Kenaikan harga ini telah disinyalir sejak awal Agustus 2025 dan notifikasi mengenai perubahan tarif telah dikirimkan ke pelanggan melalui email, dengan kenaikan berlaku secara bertahap sejak September dan puncaknya pada November 2025 dengan restrukturisasi paket. Meskipun ada kenaikan harga, Spotify menegaskan bahwa seluruh fitur dan manfaat dasar di tiap paket tetap sama, seperti bebas iklan, pemutaran offline, dan kualitas audio tinggi. Namun, bagi sebagian pengguna, kenaikan harga ini membuat mereka mempertimbangkan kembali paket langganan atau mencari promo demi menghemat pengeluaran.