:strip_icc()/kly-media-production/medias/5415007/original/074985200_1763356835-HP_login_Chat_GPT_Pexels_.jpg)
ChatGPT telah mengubah cara kita berinteraksi dengan kecerdasan buatan, tidak hanya dalam pembuatan teks tetapi juga dalam ranah pengeditan foto. Kemampuannya untuk memahami konteks dan instruksi spesifik memungkinkan pengguna untuk melakukan penyesuaian visual dengan akurasi tinggi dalam hitungan menit, seringkali lebih cepat dibandingkan proses manual di perangkat lunak seperti Photoshop. Kualitas hasil yang memuaskan ini sangat bergantung pada ketepatan dan detail prompt yang diberikan oleh pengguna.
Berikut adalah empat prompt ChatGPT yang wajib dicoba untuk mengedit foto dengan hasil yang cepat dan efektif:
1. Meningkatkan Kecerahan Gambar Secara Spesifik
Untuk mencapai hasil pencahayaan yang natural dan tidak berlebihan, penting untuk memberikan instruksi yang sangat spesifik mengenai area dan tingkat kecerahan yang diinginkan. Prompt generik seperti "cerahkan gambar ini" seringkali mengakibatkan foto menjadi terlalu terang (overexposed).
* Contoh prompt: "Cerahkan sorotan cahaya pada gambar ini sebesar 15%, lalu tambahkan 5% tingkat cahaya pada area lain agar terlihat lebih alami." Dengan menentukan persentase dan area, ChatGPT dapat melakukan penyesuaian yang lebih presisi, menghasilkan gambar yang lebih baik.
2. Memindahkan atau Mengganti Subjek/Objek ke Latar Belakang Berbeda
ChatGPT memiliki kemampuan luar biasa untuk mengganti latar belakang foto dan menempatkan subjek ke dalam suasana baru secara realistis. Fitur ini mirip dengan kemampuan AI pada Photoshop, namun prosesnya cenderung lebih cepat dan tidak memerlukan seleksi manual yang rumit. Untuk hasil optimal, pengguna harus memberikan detail tambahan mengenai elemen yang perlu disesuaikan, termasuk objek pendukung agar sesuai dengan konteks adegan baru.
* Contoh prompt: "Pindahkan subjek utama ke latar belakang pantai tropis saat matahari terbenam. Pastikan pencahayaan dan bayangan subjek menyatu alami dengan suasana pantai, tambahkan siluet pohon kelapa di kejauhan."
3. Menghilangkan atau Memperbaiki Objek dan Detail Kecil
Teknik ini sangat berguna untuk membersihkan foto dari noda yang tidak diinginkan, pantulan berlebih, atau objek-objek kecil yang mengganggu. Kemampuan ChatGPT untuk menganalisis dan memanipulasi detail pada gambar dapat menghemat banyak waktu dibandingkan proses retouching manual.
* Contoh prompt: "Hapus orang asing yang berdiri di latar belakang foto ini dan haluskan area yang tersisa agar terlihat mulus." Atau, "Hilangkan noda kecil di pipi subjek dan sedikit ratakan warna kulit di area tersebut." Saat menyusun prompt ini, cantumkan objek yang dimaksud, konteks situasi, dan lokasi spesifik yang ingin diperbaiki.
4. Mengubah Gaya atau Nuansa Foto Menjadi Artistik
ChatGPT dapat mengubah gaya visual sebuah foto menjadi berbagai nuansa artistik, mulai dari sinematik hingga ilustrasi kartun. Ini memungkinkan pengguna untuk bereksperimen dengan estetika yang berbeda tanpa memerlukan keahlian desain grafis yang mendalam.
* Contoh prompt: "Ubah foto ini menjadi ilustrasi gaya Studio Ghibli dengan warna pastel, pencahayaan yang dreamy, dan bayangan lembut." Atau, "Berikan gaya sinematik pada foto ini dengan pencahayaan dramatis, kontras tinggi, dan warna yang kaya untuk menciptakan suasana epik."
Untuk mendapatkan hasil terbaik dari ChatGPT dalam pengeditan foto, kuncinya adalah memberikan prompt yang sejelas dan sedetail mungkin. Semakin spesifik instruksi Anda, semakin akurat AI akan memahami dan mewujudkan keinginan Anda pada gambar. Pastikan untuk menggunakan foto beresolusi tinggi sebagai input agar kualitas editan tetap terjaga. Dengan memanfaatkan prompt-prompt ini, siapa pun dapat menghasilkan editan foto yang menarik dan profesional dengan kecepatan yang jauh melampaui metode tradisional.