:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5441309/original/021316000_1765495826-Para_lulusan_Apple_Developer_Academy_2025_01.jpeg)
Apple Developer Academy Indonesia telah mewisuda lebih dari 500 siswa dari angkatan 2025 dalam sebuah upacara kelulusan tahunan yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara ini menandai peningkatan jumlah lulusan dari 398 siswa pada tahun sebelumnya. Para lulusan berasal dari empat lokasi akademi di Indonesia, yakni Tangerang (BSD), Surabaya, Batam, dan untuk pertama kalinya, Bali.
Akademi di Bali, yang merupakan fasilitas Apple Developer Academy internasional pertama di Asia, menyambut siswa dari 12 negara selain peserta dari 69 kota di Indonesia. Rentang usia peserta angkatan 2025 ini sangat beragam, mulai dari 18 hingga 56 tahun, dengan peningkatan jumlah peserta perempuan hingga 43 persen.
Program intensif selama 10 bulan ini membekali peserta dengan dasar-dasar pemrograman, desain, pemasaran, dan manajemen proyek, serta wawasan mengenai kecerdasan buatan (AI). Apple menerapkan pendekatan "challenge-based learning" yang mendorong siswa untuk menciptakan solusi nyata bagi komunitas, industri, dan tantangan global. Sejak diluncurkan pada tahun 2018, Apple Developer Academy telah membina hampir 3.000 pengembang melalui kemitraan dengan Binus University, Universitas Ciputra, dan Infinite Learning.
Wakil Presiden Apple untuk Lingkungan, Kebijakan, dan Inisiatif Sosial, Lisa Jackson, turut hadir dalam acara kelulusan tersebut, menyampaikan kebanggaannya atas gairah kuat para peserta dan menekankan bahwa akademi ini bertujuan untuk memberdayakan individu dan komunitas melalui teknologi. Ia menyatakan bahwa lulusan akademi memiliki keterampilan penting yang dapat mereka gunakan untuk membuat dunia menjadi lebih baik.
Harapan jangka panjang Apple di Indonesia semakin dipertegas dengan pengumuman komitmen untuk memperdalam investasinya. Apple akan membuka akademi kelima di Thamrin, Jakarta, dan meluncurkan tiga Apple Developer Institute baru pada Maret 2026. Institute-institute ini akan berfokus pada bidang-bidang spesifik: Institute for Games Development di Batam, Institute for AI/ML di Surabaya, dan Institute for DevOps di Tangerang.
Dampak dari program ini terlihat nyata, di mana 95 persen lulusan kini berkontribusi di berbagai sektor, termasuk teknologi, perbankan, media, telekomunikasi, logistik, dan pemerintahan. Hingga tahun 2025, alumni akademi telah mendirikan hampir 100 perusahaan rintisan teknologi yang inovatif di bidang kesehatan digital, keberlanjutan lingkungan, serta industri budaya dan kreatif. Beberapa lulusan juga melanjutkan ke Apple Developer Institute for Entrepreneurship, program tahun kedua yang berfokus pada pengembangan bisnis dan peluncuran produk ke pasar. Program ini bersifat beasiswa penuh, gratis, dan menyediakan pinjaman perangkat seperti MacBook dan iPhone, serta tunjangan bulanan.