:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5432503/original/043609900_1764809916-Apple_Music_Replay_2025_01.jpeg)
Apple Music resmi meluncurkan fitur rekap musik akhir tahunnya, Apple Music Replay 2025, pada Selasa, 2 Desember 2025. Peluncuran ini mendahului saingan utamanya, Spotify Wrapped 2025, yang baru dirilis sehari kemudian, pada Rabu, 3 Desember 2025. Langkah strategis Apple ini memungkinkan pengguna untuk lebih awal meninjau perjalanan musik mereka sepanjang tahun ini, sekaligus memanaskan persaingan di pasar layanan streaming musik.
Apple Music Replay 2025 menawarkan pengalaman komprehensif yang kini terintegrasi secara lebih mendalam langsung di dalam aplikasi Apple Music. Pengguna dapat mengakses rekap pribadi mereka melalui tab Beranda, Baru, atau Cari di aplikasi, atau melalui situs web replay.music.apple.com. Replay menampilkan daftar putar yang dipersonalisasi berisi 100 lagu teratas yang paling banyak diputar, serta sorotan visual dan audio yang dapat dibagikan di media sosial.
Fitur Replay tahun ini membawa beberapa pembaruan signifikan. Apple menambahkan kategori baru seperti "Discovery" yang menyoroti artis baru yang ditemukan pengguna, "Loyalty" untuk artis yang secara konsisten kembali didengarkan setiap tahun, dan "Comebacks" yang menunjukkan artis yang kembali masuk ke rotasi mendengarkan pengguna. Pengguna juga dapat melihat total menit mendengarkan, jumlah artis yang didengar, genre favorit, dan ringkasan bulanan dari kebiasaan mendengarkan mereka. Selain itu, daftar putar "Replay All Time" tetap tersedia, menampilkan semua lagu yang paling banyak diputar sejak pengguna pertama kali berlangganan Apple Music.
Bagi para artis, Apple Music Replay 2025 juga menyediakan dasbor analitik yang ditingkatkan. Artis kini dapat melihat pertumbuhan pendengar, ringkasan kinerja tahun-ke-tahun, total pendengar, negara, kota, dan menit streaming. Apple juga mengumumkan bahwa lagu "APT." dari ROSÉ dan Bruno Mars menjadi lagu teratas tahun ini di platform mereka, sementara Tyler, the Creator dinobatkan sebagai Artist of the Year 2025, setelah mengumpulkan 4,5 miliar menit waktu mendengarkan antara November 2024 dan Oktober 2025. Apple Music mengumpulkan data mendengarkan sepanjang tahun, mulai Februari hingga Desember, berbeda dengan pendekatan Spotify yang memiliki periode pengumpulan data yang lebih terfokus.
Sementara itu, Spotify Wrapped 2025 yang dirilis sehari setelah Apple Music Replay, juga hadir dengan serangkaian fitur interaktif yang inovatif. Spotify Wrapped melacak data pengguna dari Januari hingga pertengahan November. Wrapped tahun ini memperkenalkan "Listening Age" yang menghitung usia berdasarkan tahun rilis lagu-lagu favorit pengguna, fitur "Wrapped Party" yang memungkinkan pengguna bersaing dengan teman dalam statistik mendengarkan, serta "Wrapped Clubs" yang mengelompokkan pengguna ke dalam enam klub berdasarkan kebiasaan mendengarkan mereka. Untuk pertama kalinya, Spotify Wrapped juga menyertakan daftar album teratas pengguna. Fitur lain yang menarik adalah "Fan Leaderboard" yang menunjukkan peringkat pengguna di antara penggemar terbesar artis favorit mereka di seluruh dunia, serta "Listening Archive" berbasis AI yang memberikan gambaran momen streaming paling berkesan. Spotify juga memperluas statistik genre untuk mencakup buku audio dan menyertakan pesan terima kasih dari penulis dan podcaster favorit.
Perlombaan untuk menarik perhatian pengguna di akhir tahun semakin sengit, dengan kedua platform berupaya keras untuk memberikan pengalaman rekap musik yang paling personal dan menarik.