:strip_icc()/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
WhatsApp, aplikasi pesan instan paling dominan secara global dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan, sedang menguji coba fitur kuis interaktif untuk Kanal, sebuah langkah yang signifikan untuk meningkatkan keterlibatan pengguna melampaui siaran satu arah. Fitur baru yang terdeteksi dalam versi beta aplikasi untuk Android dan iOS ini memungkinkan administrator kanal untuk membuat dan memublikasikan kuis berbasis pengetahuan yang dilengkapi dengan pilihan jawaban bergambar, membedakannya dari fitur jajak pendapat (polls) yang sudah ada. Pengguna yang berhasil memilih jawaban yang benar akan mendapatkan animasi konfeti, sementara administrator dapat melihat rincian tanggapan peserta dengan perlindungan privasi yang memastikan detail pribadi seperti nomor telepon tetap tersembunyi bagi kontak yang tidak tersimpan.
Peluncuran fitur kuis ini menandai evolusi berkelanjutan WhatsApp Kanal, yang diperkenalkan pada tahun 2023 dan dengan cepat mengakuisisi lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan. Sebelumnya, Kanal berfungsi sebagai alat siaran satu arah bagi individu dan organisasi untuk membagikan pembaruan dalam format teks, tautan, foto, dan video kepada audiens yang tidak terbatas. Dengan penambahan kuis, WhatsApp secara strategis memperkaya pengalaman interaktif di dalam ekosistemnya, menempatkan Kanal sebagai platform yang lebih dinamis. Analis industri mencatat bahwa pasar aplikasi pesan instan global diproyeksikan mencapai USD 63,69 Miliar pada tahun 2033, didorong oleh penetrasi ponsel pintar yang meningkat dan integrasi fitur-fitur yang didukung kecerdasan buatan (AI) yang meningkatkan keterlibatan pengguna. Langkah ini konsisten dengan tren pasar yang lebih luas di mana personalisasi berbasis AI diprediksi menjadi standar industri pada tahun 2026.
Mekanisme kuis di Kanal dirancang agar intuitif. Administrator dapat memasukkan pertanyaan dan menawarkan beberapa opsi jawaban, dengan kemampuan untuk menyertakan gambar untuk setiap pilihan, memungkinkan format kuis yang adaptif untuk berbagai jenis konten, mulai dari tantangan visual hingga materi edukasi. Perbedaan krusial antara kuis dan jajak pendapat terletak pada kebutuhan administrator untuk menandai satu jawaban sebagai yang benar sebelum memublikasikan, menggeser fokus interaksi dari opini ke pengetahuan. Setelah kuis dipublikasikan, pengikut dapat mengetuk jawaban yang mereka yakini benar. Jika benar, animasi konfeti muncul, memberikan sentuhan gamifikasi yang ringan. Dari sisi administrator, mereka dapat menganalisis hasil untuk memahami preferensi atau tingkat pemahaman audiens. Mekanisme privasi memastikan bahwa hanya informasi terbatas, seperti foto profil, yang terlihat oleh administrator jika peserta tidak tersimpan dalam daftar kontak mereka, menjaga kerahasiaan data pengguna.
Pengembangan fitur ini menunjukkan dorongan lebih lanjut WhatsApp untuk membuat Kanal lebih menarik dan kompetitif di tengah persaingan ketat dari platform lain seperti Telegram dan Instagram Broadcast Channels, yang sudah menawarkan elemen interaktif yang lebih kaya. Bagi kreator konten, pendidik, dan merek, kuis dapat menjadi alat yang ampuh untuk mendorong keterlibatan berulang dan menjaga audiens tetap aktif, bukan sekadar penerima pasif informasi. Integrasi kuis ini menegaskan komitmen WhatsApp untuk memperluas fungsionalitas Kanal, mendukung strategi yang lebih luas untuk mempertahankan posisi terdepan di pasar aplikasi pesan yang terus berkembang dan mencari cara inovatif untuk berinteraksi dengan basis penggunanya yang masif. Meskipun WhatsApp belum mengonfirmasi tanggal peluncuran resmi fitur Kuis Kanal untuk semua pengguna, kemunculannya di versi beta Android dan iOS menunjukkan bahwa perilisan yang lebih luas kemungkinan tidak akan lama lagi.