:strip_icc()/kly-media-production/medias/5375861/original/029428000_1759984769-iPhone_Fold_01.jpeg)
Bocoran Ungkap iPhone Fold Akan Hadir dengan Harga Mencengangkan dan Layar Bebas Lekukan
Apple dikabarkan siap memasuki pasar ponsel lipat dengan perangkat yang sementara ini disebut iPhone Fold, yang menurut berbagai bocoran akan dibanderol dengan harga premium mencapai sekitar Rp 39 juta. Perangkat ini diproyeksikan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2026, meskipun beberapa laporan juga mengindikasikan kemungkinan penundaan hingga tahun 2027.
Salah satu fitur paling menonjol yang santer disebut-sebut adalah teknologi layar lipat yang benar-benar bebas dari bekas lekukan. Apple dilaporkan telah bekerja sama dengan Samsung Display dan menggunakan engsel berbahan logam cair untuk mencapai desain layar yang mulus saat dibuka. Terobosan ini diklaim menjadi jawaban Apple terhadap salah satu keluhan utama pada ponsel lipat yang sudah ada di pasaran.
Prediksi harga iPhone Fold diperkirakan berada di kisaran 2.399 dolar AS atau setara dengan Rp 37,5 juta hingga Rp 39,3 juta, menjadikannya salah satu smartphone lipat termahal, bahkan melampaui harga iPhone 17 Pro Max 2TB. Analis dari Fubon Research, Arthur Liao, menjelaskan bahwa biaya material yang tinggi, terutama untuk panel layar tanpa lipatan dan engsel generasi terbaru, menjadi faktor utama di balik banderol harga fantastis ini. Meskipun mahal, Fubon Research memprediksi Apple dapat menjual hingga 5,4 juta unit iPhone Fold pada tahun 2026.
Dari segi desain, iPhone Fold akan mengusung gaya lipat seperti buku, mirip dengan seri Samsung Galaxy Z Fold. Layar utamanya saat dibuka penuh diperkirakan berukuran sekitar 7,7 hingga 7,8 inci dengan resolusi 2.713 x 1.920 piksel, sementara layar penutup di bagian luar berukuran sekitar 5,5 inci.
Spesifikasi internal yang bocor menunjukkan iPhone Fold akan ditenagai oleh chip A20 Pro 2nm, dipadukan dengan RAM 12GB dan pilihan penyimpanan hingga 1TB. Baterai berkapasitas besar antara 5.000 hingga 5.800 mAh juga disebut akan hadir untuk mendukung kebutuhan daya dua layar. Untuk fitur kamera, rumor menyebutkan adanya sistem kamera ganda di bagian belakang, kamera bawah layar (Under-Display Camera/UDC) 24MP di layar internal, dan kamera depan berlubang di layar penutup. Selain itu, keamanan perangkat kemungkinan akan mengandalkan Touch ID yang terintegrasi di tombol daya, bukan Face ID, untuk menghemat ruang internal. Perangkat ini juga diperkirakan akan berjalan pada iOS 27 yang telah dioptimalkan khusus untuk perangkat lipat, dengan peningkatan fitur multitasking dan adaptasi layar.
Produksi massal iPhone Fold diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2025 atau awal tahun 2026, dengan Foxconn sebagai salah satu pemasok utama. Apple juga disebut telah menyelesaikan tantangan teknis terkait engsel, yang kini diklaim lebih tahan lama dan terjangkau.