Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Google Integrasikan Gemini AI: Perintah Suara Cerdas untuk Android

2025-12-31 | 15:59 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-31T08:59:12Z
Ruang Iklan

Google Integrasikan Gemini AI: Perintah Suara Cerdas untuk Android

Google telah secara resmi menunda peluncuran penuh fitur perintah suara kecerdasan buatan Gemini sebagai pengganti Google Assistant di sebagian besar perangkat Android, memundurkan target semula akhir tahun 2025 menjadi berlanjut hingga tahun 2026. Penyesuaian jadwal ini bertujuan memastikan transisi yang mulus bagi miliaran pengguna Android di seluruh dunia, mengingat kompleksitas teknis dan strategis dalam menggantikan asisten digital yang telah tertanam hampir satu dekade.

Keputusan penundaan ini mencerminkan kehati-hatian Google dalam salah satu perubahan platform paling signifikan dalam sejarah Android. Sejak diluncurkan pada Maret 2023 sebagai respons terhadap ChatGPT, Gemini telah berkembang pesat, menggabungkan fitur-fitur Assistant dan menambahkan kemampuan generatif AI. Integrasi Gemini dimulai pada seri Pixel 9 yang dirilis tahun 2024, menempatkan Gemini sebagai asisten default dan secara efektif memposisikan Assistant sebagai perangkat lunak lama pada perangkat keras unggulan Google. Saat ini, Gemini telah mulai mengambil alih fungsi-fungsi inti Assistant, termasuk perintah suara, kontrol aplikasi, dan manajemen rumah pintar, dengan aplikasi Gemini tersedia di lebih dari 200 negara dan mendukung lebih dari 40 bahasa.

Pengembangan Gemini tidak terbatas pada ponsel. Google juga telah memperluas jangkauan Gemini ke ekosistem produknya yang lebih luas, seperti Wear OS, Google TV, dan Android Auto. Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat mereka melalui percakapan yang lebih alami dan perintah multi-langkah, seperti menyusun pesan di berbagai aplikasi atau membuat daftar belanja dari video YouTube. Model AI multimodalnya dapat memproses teks, suara, gambar, dan video secara bersamaan, membuka peluang baru untuk interaksi kontekstual yang lebih kaya.

Salah satu inovasi penting adalah pemanfaatan "on-device inference" melalui Gemini Nano, model AI yang berjalan langsung di perangkat. Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada komputasi awan, mempercepat respons, dan meningkatkan privasi pengguna dengan menjaga sebagian data tetap berada di perangkat. Kemampuan ini memungkinkan fitur-fitur seperti ringkasan panggilan telepon dan pengorganisasian tangkapan layar dilakukan secara lokal.

Meskipun progresif, transisi ini menghadapi tantangan. Umpan balik awal pengguna Gemini di Android Auto menunjukkan reaksi beragam; sebagian memuji pemahaman bahasa alami yang lebih baik, namun ada juga laporan mengenai kesulitan dalam tugas-tugas umum seperti melakukan panggilan atau menggunakan rutinitas Google Home, serta keluhan tentang respons yang terlalu panjang. Rick Osterloh, Kepala Android di Google, sebelumnya menyatakan bahwa perusahaan berupaya mendorong AI maju secepat mungkin di Android, dengan Gemini menjadi komponen paling vital dari evolusi kemampuan asisten mereka.

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Google juga melakukan penyesuaian antarmuka aplikasi Gemini di Android, beralih dari bilah input statis ke desain berbentuk pil mengambang yang lebih dinamis untuk mengurangi kerumitan visual dan menyederhanakan interaksi. Selain itu, Google sedang menguji opsi suara baru yang terdengar lebih alami untuk aplikasi Android Gemini, dengan rencana untuk menawarkan sepuluh pilihan suara, menggantikan suara tunggal yang ada saat ini. Gemini didukung pada ponsel Galaxy dengan Android 10 atau lebih tinggi, sementara fitur tindakan lintas aplikasi yang mulus dengan Gemini Live tersedia pada ponsel Galaxy dengan Android 15 dan One UI 7.0 atau lebih tinggi.

Meskipun Google tidak memberikan tenggat waktu spesifik untuk penyelesaian penuh transisi pada tahun 2026, perusahaan berjanji akan membagikan detail lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Pergeseran ini tidak hanya menandai evolusi teknologi, tetapi juga penataan ulang fundamental cara pengguna berinteraksi dengan perangkat seluler, membentuk kembali lanskap kompetitif asisten digital di era kecerdasan buatan.