:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417477/original/023507800_1763534909-google-gemini-3.jpeg)
Google telah secara resmi memperkenalkan Gemini 3 Flash, model kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang dirancang untuk kecepatan dan responsivitas superior, memperluas keluarga model Gemini 3 yang telah diluncurkan sebelumnya. Dirilis pada 17 dan 18 Desember 2025, Gemini 3 Flash diposisikan sebagai pilihan yang cepat dan hemat biaya untuk alur kerja frekuensi tinggi yang menuntut kecepatan tanpa mengorbankan kualitas.
Model AI ini kini tersedia secara global bagi konsumen melalui aplikasi Gemini, di mana ia menjadi model default yang menggantikan Gemini 2.5 Flash, dan di AI Mode dalam Google Search. Untuk pengembang dan perusahaan, Gemini 3 Flash dapat diakses melalui Gemini API di Google AI Studio, Google Antigravity, Gemini CLI, Android Studio, Vertex AI, dan Gemini Enterprise.
Menurut Tulsee Doshi, Senior Director of Product Management Google, Gemini 3 Flash adalah bagian dari upaya untuk membuat kecerdasan generasi berikutnya dapat diakses oleh semua orang di seluruh produk Google. Model ini dibangun di atas fondasi yang sama dengan Gemini 3 Pro, mempertahankan kemampuan penalaran tingkat Pro, namun memberikan kinerja hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan Gemini 2.5 Pro dan menggunakan sekitar 30% lebih sedikit token untuk beban kerja umum. Hal ini menjadikan Gemini 3 Flash sangat efisien dan dengan biaya yang lebih rendah, dengan harga $0.50 per 1 juta token input dan $3 per 1 juta token output.
Gemini 3 Flash menunjukkan kinerja yang kuat dalam penalaran, penggunaan alat, dan kemampuan multimodal. Model ini memiliki kemampuan pemrosesan multimodal tingkat lanjut, memungkinkan analisis video kompleks, ekstraksi data, dan tanya jawab visual secara hampir real-time. Misalnya, pengguna dapat meminta Gemini untuk memahami video dan gambar dan mengubah konten tersebut menjadi rencana yang berguna dalam hitungan detik. Salah satu fitur menarik bagi pengguna sehari-hari adalah "vibe coding," yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi atau prototipe hanya dengan menjelaskan ide mereka melalui suara atau teks, tanpa memerlukan pengalaman coding sebelumnya.
Dalam uji benchmark, Gemini 3 Flash mencapai skor 90.4% pada tes GPQA Diamond (pengetahuan tingkat PhD) dan 33.7% pada Humanity's Last Exam (tanpa alat), menempatkannya setara dengan model frontier yang lebih besar. Untuk kemampuan coding agentik, model ini meraih skor 78% pada SWE-bench Verified, bahkan mengungguli Gemini 3 Pro dalam benchmark ini. Kemampuan latensi rendahnya menghilangkan jeda yang biasanya terkait dengan model besar, memungkinkan aplikasi yang sangat responsif, seperti asisten pelanggan langsung atau asisten dalam game.
Josh Woodward, Vice President Google Labs dan Google Gemini, menyatakan bahwa Gemini 3 Flash adalah model yang cerdas dan cepat, mengatasi kendala tradisional antara kecepatan dan kecerdasan dalam model AI. Perusahaan-perusahaan seperti Salesforce, Workday, dan Figma sudah memanfaatkan Gemini 3 Flash untuk membuka kasus penggunaan baru yang lebih efisien.
Google terus memperluas keluarga model Gemini 3, yang juga mencakup Gemini 3 Pro dan Gemini 3 Deep Think. Rilis Gemini 3 Flash ini muncul di tengah persaingan yang semakin ketat di ranah AI, dengan Google berupaya mempertahankan keunggulannya dalam inovasi kecerdasan buatan.