:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381829/original/005725100_1760518725-zulfugar-karimov-B9klYJqQ4DU-unsplash.jpg)
Berikut adalah ringkasan berita tekno terkini yang mencakup rekapitulasi tahunan YouTube hingga potensi kenaikan harga ponsel akibat krisis chip global.
YouTube telah meluncurkan fitur "Recap" perdananya untuk tahun 2025, menyajikan rangkuman tren teratas, kreator, lagu, dan momen budaya yang mendefinisikan platform tersebut sepanjang tahun. Fitur ini juga mencakup ringkasan personalisasi bagi pengguna, serupa dengan layanan "Wrapped" yang populer di platform musik lain, memungkinkan pengguna melihat dan berbagi kebiasaan menonton mereka.
Di Amerika Serikat, MrBeast kembali dinobatkan sebagai kreator teratas untuk tahun keenam berturut-turut. Ia diikuti oleh nama-nama besar lainnya seperti IShowSpeed, yang mendorong batasan livestream 24/7, dan CoryxKenshin, yang memiliki basis penggemar yang membeli ratusan ribu salinan seri manga self-published-nya. Topik yang menjadi tren utama di antaranya adalah serial drama Korea "Squid Game" yang kembali dengan musim ketiga, mainan mewah viral Labubu, dan pengalaman gaming buatan pengguna di Roblox seperti "Grow a Garden". Podcast video juga semakin mengukuhkan posisinya, dengan Shawn Ryan, Joe Rogan, dan Theo Von masuk dalam daftar 10 podcast teratas. Dalam hal musik, lagu "APT." dari Rosé dan Bruno Mars mencetak rekor sebagai video K-Pop tercepat yang mencapai satu miliar penayangan, sementara lagu klasik seperti "Pretty Little Baby" dari Connie Francis kembali viral sebagai soundtrack video pendek. YouTube Shorts terus tumbuh pesat dengan 70 miliar penayangan harian dan tingkat keterlibatan 5,9%, mendorong kreator untuk menggunakan pendekatan yang lebih strategis. Selain itu, konten yang dihasilkan AI dan peran YouTube sebagai pusat kekuatan belanja juga menjadi tren signifikan di tahun 2025.
Di sisi lain, industri teknologi menghadapi tantangan serius dengan krisis chip memori global yang diperkirakan akan terus berlanjut dan berpotensi meningkatkan harga ponsel sepanjang tahun 2025, bahkan hingga 2026 atau 2027. Kelangkaan ini utamanya didorong oleh permintaan yang sangat tinggi dari kemajuan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data, yang bersaing dengan produsen smartphone untuk mendapatkan pasokan chip terbatas.
Perusahaan pembuat chip seperti Samsung, Micron, dan SK Hynix telah menaikkan harga chip memori hingga 50% di beberapa segmen. Mengingat chip memori adalah komponen krusial untuk smartphone, laptop, dan perangkat elektronik lainnya, kenaikan harga ini akan berdampak langsung pada konsumen. Beberapa produsen smartphone, termasuk Xiaomi dan Realme, telah memperingatkan kemungkinan kenaikan harga ponsel sebesar 20-30% pada pertengahan tahun 2026. Sementara itu, analisis lain memprediksi kenaikan 5-10% pada biaya perangkat akhir akibat lonjakan harga komponen sebesar 20-30%. Para analis industri smartphone memperkirakan bahwa ponsel kelas menengah dapat mengalami kenaikan harga sekitar $15-$30, sedangkan model kelas atas bisa naik $50-$70.
Selain kenaikan harga, kelangkaan chip juga dapat menyebabkan keterlambatan produksi dan ketersediaan perangkat yang terbatas. Tingkat inventaris DRAM dilaporkan anjlok drastis pada Oktober 2025. Meskipun industri mengharapkan perbaikan bertahap setelah tahun 2025, pemulihan penuh diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun, mungkin hingga 2027-2028. Krisis ini menggarisbawahi kerentanan rantai pasokan global di tengah pesatnya perkembangan teknologi.