:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452623/original/040713300_1766412606-HUAWEI_MatePad_12X_2026__1_.jpg)
Huawei baru saja memperkenalkan MatePad 12X 2026, sebuah tablet yang dirancang untuk mengaburkan batas antara perangkat portabel dan fungsionalitas komputer pribadi, menargetkan musim belanja akhir tahun dengan penawaran produktivitas tingkat lanjut. Peluncuran ini muncul saat pasar tablet global menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan, didorong oleh permintaan untuk perangkat serbaguna yang mampu mendukung produktivitas.
Tablet MatePad 12X 2026 menampilkan layar PaperMatte 12 inci ultra-jernih, dirancang untuk pengalaman visual alami dengan permukaan bebas silau dan tahan sidik jari, serta profil ultra-ramping 5,9 mm dengan bobot 555 gram. Perangkat ini terintegrasi dengan PC-level WPS Office 3.0, memungkinkan pengguna mengakses penuh pembuatan dokumen, analisis spreadsheet, dan presentasi slide layaknya pada laptop. Fitur produktivitas tambahan mencakup Multi-Window untuk multitasking yang mulus, AI Handwriting Enhancement yang mengubah tulisan tangan menjadi teks rapi, serta Note Replay untuk meninjau catatan pertemuan atau perkuliahan. Dilengkapi dengan baterai 10.100 mAh, pengisian daya SuperCharge 66W, dan konektivitas WiFi 7, perangkat ini dipadukan dengan HUAWEI M-Pencil Pro dan HUAWEI Mouse. Tablet ini dibanderol dengan harga PHP 37.999.
Peluncuran ini menegaskan kembali strategi Huawei dalam pasar tablet yang kompetitif. Pada kuartal ketiga 2025, pasar tablet global mencatat pertumbuhan 5% secara tahunan, mencapai 40 juta unit pengiriman. Huawei menempati posisi keempat secara global, mengirimkan 3,2 juta unit dan menguasai 8% pangsa pasar, menandai peningkatan 11,5% dalam pengiriman. Di pasar domestik Tiongkok, Huawei bahkan memimpin dengan 31% pangsa pasar pada Q3 2025, menjual 2,7 juta perangkat MatePad. Pertumbuhan ini sebagian didorong oleh penawaran diskon yang lebih kompetitif dan keragaman produk yang menarik pengguna ke integrasi ekosistem yang lebih kuat dan kemampuan AI.
Pergeseran pasar menuju tablet berorientasi produktivitas telah menjadi tren yang signifikan. Analisis pasar 2025 menunjukkan bahwa tablet kini dianggap sebagai "pusat produktivitas serbaguna", bukan lagi sekadar perangkat sekunder. Perangkat 2-in-1 yang dapat dilepas pasang, seperti MatePad 12X 2026 dengan keyboard dan stylus, menjadi subkategori penting bagi pengguna yang berorientasi produktivitas. Integrasi AI menjadi pendorong utama inovasi, dengan fitur-fitur seperti pencatatan cerdas, transkripsi suara, dan aplikasi pembelajaran adaptif diperkirakan akan semakin mempercepat adopsi.
Strategi Huawei dengan HarmonyOS juga memainkan peran sentral dalam ambisinya untuk meningkatkan produktivitas. HarmonyOS dirancang untuk ekosistem multi-perangkat, memungkinkan kolaborasi tanpa hambatan antara berbagai perangkat Huawei. Huawei secara aktif mendorong pengembangan aplikasi asli untuk HarmonyOS, dengan lebih dari 800.000 aplikasi asli HarmonyOS telah ada dalam ekosistemnya. Ini adalah upaya untuk menantang dominasi Windows di pasar Tiongkok dan secara bertahap memperluas ekosistemnya secara global.
Di tengah persaingan ketat dengan pemain global seperti Apple dan Samsung, yang masing-masing memegang 34% dan 18% pangsa pasar global pada Q3 2025, MatePad 12X 2026 menunjukkan komitmen Huawei untuk menghadirkan alternatif yang kuat. Pasar tablet secara keseluruhan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 5,5% dari 2025 hingga 2035, mencapai $127,38 miliar pada 2035, dengan segmen perangkat produktivitas menjadi pendorong utama. Dengan penekanan pada kemampuan PC-level dan integrasi AI, Huawei MatePad 12X 2026 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari perangkat komputasi portabel yang komprehensif.