Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Menkomdigi Akselerasi Jaringan Digital di Tiga Provinsi Kunci: Aceh, Sumut, Sumbar

2025-12-01 | 17:22 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T10:22:38Z
Ruang Iklan

Menkomdigi Akselerasi Jaringan Digital di Tiga Provinsi Kunci: Aceh, Sumut, Sumbar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah gencar memimpin upaya percepatan pemulihan layanan telekomunikasi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah untuk memastikan warga dapat kembali terhubung dan mendukung koordinasi penanganan darurat.

Rapat internal Komdigi telah digelar untuk menindaklanjuti kondisi darurat ini, dengan melibatkan seluruh elemen kementerian dalam mengambil langkah dukungan. Meutya Hafid menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemantauan ketat bersama operator seluler dan memaksimalkan dukungan konektivitas satelit, termasuk Starlink, PSN, dan satelit pemerintah SATRIA-1, yang saat ini memperkuat kapasitas downlink di sejumlah titik terdampak.

Sebagai bagian dari langkah darurat, Komdigi telah menyediakan 10 titik layanan internet berbasis satelit SATRIA-1 di lokasi-lokasi terdampak bencana di ketiga provinsi tersebut, termasuk di Bandara Pinangsori/Dr. Fredric Lumban Tobing Tapanuli Tengah, SMAN 1 Plus Matauli Pandan Tapanuli Tengah, dekat Masjid Baitul Gafur Aceh Utara, Command Center Aceh Tengah, Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, Jorong Bukik Malanca Agam, serta UPT BNPB Regional Sumatera Barat Kota Padang. Sebanyak 19 set terminal pengguna SATRIA-1 juga didistribusikan, dengan 7 set untuk Aceh, 6 set untuk Sumatera Utara, dan 6 set untuk Sumatera Barat.

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Digital juga memobilisasi 19 unit genset, delapan di antaranya telah dikirim ke Aceh dan dua unit ke Sibolga. Pemerintah juga menerima donasi 32 unit perangkat Starlink, dengan 20 unit dialokasikan untuk Aceh dan 12 unit untuk Sumatera Utara guna memperkuat akses komunikasi di daerah terisolasi.

Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB, Komdigi melaporkan bahwa 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam 24 jam terakhir, dari total 2.463 menara yang sebelumnya mengalami gangguan. Rincian pemulihan mencakup 564 menara di Aceh, 112 menara di Sumatera Utara, dan 31 menara di Sumatera Barat. Operator seluler seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Smart telah mengerahkan tim teknis dan peralatan untuk mempercepat perbaikan, meskipun menghadapi tantangan kondisi geografis yang sulit, aksesibilitas menara BTS, serta pemadaman listrik yang masif. Jalur backbone strategis di Sumatera Utara (ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas) serta di Aceh (ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga) juga telah berhasil dipulihkan.

Komisi I DPR RI turut memberikan atensi serius terhadap masalah ini, mendesak pemerintah untuk segera mengatasi gangguan sinyal di wilayah bencana, karena telekomunikasi bukan hanya layanan komersial, melainkan infrastruktur vital yang menyangkut keselamatan warga, distribusi bantuan, dan koordinasi aparat di lapangan.