:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418879/original/056478600_1763631339-realme_c85_series.jpeg)
Persaingan pasar ponsel pintar di segmen harga Rp 3 jutaan semakin ketat, dengan berbagai merek berlomba menghadirkan fitur kecerdasan buatan (AI) canggih yang sebelumnya identik dengan perangkat premium. Tren ini menandai era baru, di mana AI tidak lagi menjadi fitur eksklusif ponsel kelas atas, melainkan telah merambah perangkat kelas menengah untuk mendukung aktivitas harian, pekerjaan, hingga pembuatan konten. Fitur AI yang kini banyak ditemukan meliputi optimasi kamera, pengelolaan baterai yang lebih efisien, peningkatan performa, hingga asisten cerdas yang mempermudah interaksi pengguna.
Beberapa pilihan ponsel di rentang harga Rp 3 jutaan menonjol dengan implementasi AI-nya. Realme C85 Pro, misalnya, hadir dengan AI Outdoor Mode untuk menyesuaikan tampilan layar di bawah sinar matahari dan AI Netpilot yang mampu meningkatkan kekuatan sinyal hingga 200 persen untuk koneksi lebih stabil. Di sektor kamera, ponsel ini dilengkapi Front & Back AI Livephoto untuk menangkap gambar bergerak, serta AI Unblur dan AI Ultra Clarity untuk mempertajam foto buram dan detail gambar. Fitur NEXT AI seperti AI Smart Loop, Circle to Search, dan integrasi Gemini turut mempermudah pencarian dan multitasking. Realme C85 Pro dibanderol mulai dari Rp 2.999.000 untuk varian 8/128GB dan Rp 3.299.000 untuk 8/256GB.
Redmi Note 14 Pro Series juga menghadirkan fitur AI yang berfokus pada kreasi konten. AI Film membantu pengguna membuat video berkualitas tinggi dengan pengeditan sederhana, sementara AI Erase memungkinkan penghapusan objek yang tidak diinginkan dari foto. Selain itu, AI Expansion juga tersedia untuk memperluas area gambar secara alami.
Samsung tidak ketinggalan dengan Galaxy A Series-nya. Samsung Galaxy A17 5G menarik perhatian dengan fitur Circle to Search, di mana pengguna dapat mencari informasi hanya dengan melingkari objek atau teks di layar tanpa berpindah aplikasi. Ponsel ini juga mendukung AI untuk produktivitas, seperti rangkuman materi, jawaban cepat, dan ide kreatif berbasis perintah suara atau teks. Samsung Galaxy A17 5G juga diprediksi hadir dengan Adaptive Battery AI untuk daya tahan baterai lebih lama dan AI Image Enhancement untuk meningkatkan kualitas foto. Model ini tersedia di kisaran harga Rp 3,6 jutaan untuk varian 8/256GB. Sementara itu, Samsung Galaxy A25 5G mengandalkan AI untuk meningkatkan kualitas foto melalui fitur Photo Remaster dan Object Eraser, yang memudahkan proses pengeditan tanpa aplikasi tambahan. Samsung Galaxy A36 5G juga disebut sebagai salah satu ponsel kelas menengah dengan fitur AI yang mengalami penurunan harga.
Merek lain seperti Vivo juga menawarkan fitur AI menarik pada kameranya untuk mendukung pembuatan konten, seperti fitur AI dari Vivo Aura Light yang dapat meningkatkan kualitas foto potret hingga 75 persen lebih lembut dibandingkan flash biasa. Infinix Note 40 Pro 5G, dengan chipset MediaTek Dimensity 7020 dan kamera utama 108 MP berteknologi OIS, juga merupakan pilihan di segmen Rp 3 jutaan.
Secara umum, fitur AI pada ponsel pintar Rp 3 jutaan kini meliputi kemampuan menganalisis objek dan kondisi secara otomatis untuk kamera, mengatur warna, kontras, dan ketajaman real-time, serta meningkatkan kualitas foto malam dan potret. AI juga berperan dalam manajemen daya adaptif, optimalisasi performa saat multitasking atau bermain game, serta mengurangi panas berlebih melalui distribusi beban kerja yang lebih cerdas. Dengan semakin canggihnya AI di segmen ini, konsumen memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan perangkat yang tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dalam mendukung berbagai kebutuhan.