:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5457761/original/067285900_1767049561-Redmagic_11_Pro_02.jpeg)
Ponsel gaming Redmagic 11 Pro, yang diklaim sebagai perangkat komersial pertama di dunia dengan sistem pendingin cair aktif, siap meluncur resmi di pasar Indonesia pada 8 Januari 2026. Kehadiran perangkat ini menandai lompatan signifikan dalam manajemen termal ponsel pintar, menawarkan pengalaman gaming tanpa batas panas bagi para penggemar gim di Tanah Air.
Peluncuran Redmagic 11 Pro di Indonesia, setelah diperkenalkan di Tiongkok pada 17 Oktober 2025 dan global pada 3 November 2025, menjadi sorotan utama industri. Perangkat ini telah mengantongi sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35,4% dari Kementerian Perindustrian, membuka jalan bagi distribusinya di pasar domestik.
Inti inovasi Redmagic 11 Pro terletak pada sistem pendingin cair aktif yang dinamakan AquaCore Liquid Cooling System. Berbeda dari solusi pendingin pasif seperti vapor chamber yang umum digunakan di sebagian besar ponsel premium, Redmagic 11 Pro mengintegrasikan mikro-pompa keramik yang secara aktif mensirkulasikan cairan pendingin di seluruh perangkat. Teknologi ini, yang menggunakan cairan terfluorinasi serupa dengan yang ditemukan pada server AI, memastikan suhu tetap stabil bahkan di bawah beban kerja berat, seperti sesi gaming maraton atau pemrosesan AI on-device. Cincin pendingin transparan di bagian belakang ponsel tidak hanya estetis, tetapi juga secara visual menampilkan pergerakan cairan pendingin, sebuah fitur yang belum pernah ada pada perangkat komersial sebelumnya.
Di jantung performanya, Redmagic 11 Pro ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru, yang diklaim sebagai prosesor teratas di pasar Android saat ini. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5T hingga 24GB dan penyimpanan UFS 4.1 Pro hingga 1TB, menjanjikan kinerja ekstrem. Untuk menunjang pengalaman visual, perangkat ini mengusung layar BOE X10 AMOLED 6,85 inci dengan resolusi 1,5K (2688x1216 piksel) dan refresh rate 144Hz, dilengkapi dengan kamera depan di bawah layar. Baterai berkapasitas 8.000mAh pada versi Tiongkok, dengan dukungan pengisian cepat 80W, melengkapi paket performa tinggi ini.
Sejarah pendinginan aktif dalam ponsel gaming dimulai Redmagic 3 pada tahun 2019, yang menjadi ponsel pertama dengan kipas internal. Terobosan Redmagic 11 Pro dengan pendingin cair aktif melampaui konsep yang pernah diperkenalkan OnePlus pada tahun 2023. Menurut sebuah ulasan, "Dunia mobile gaming baru saja merasakan pendinginan kelas desktop," mengindikasikan pergeseran paradigma dalam manajemen termal seluler. Seorang pengulas teardown mencatat bahwa "Tidak seperti ponsel lain yang baru dirilis, 11 Pro lolos dengan gemilang… putaran pendingin cair tetap aktif," menegaskan efektivitasnya. Krisva Agnieszka, PR Manager Realme Indonesia, sebelumnya juga menekankan pentingnya teknologi pendingin bagi smartphone berkinerja tinggi.
Pasar ponsel gaming di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Nubia, perusahaan induk Redmagic, mencatat pertumbuhan penjualan 168% secara tahunan di Indonesia, dengan seri Neo mereka melonjak 312% dibandingkan generasi sebelumnya. Meskipun pasar masih didominasi oleh merek-merek mapan seperti ASUS ROG Phone di segmen premium, dan model-model mid-range dari Infinix, Tecno, dan Xiaomi menawarkan opsi terjangkau, Redmagic 11 Pro dengan inovasi pendingin aktifnya berpotensi menciptakan segmen baru. "Terobosan pendinginan cair Redmagic melambangkan lebih dari sekadar peningkatan perangkat keras bertahap – ini adalah pergeseran fundamental dalam manajemen termal seluler yang dapat membentuk kembali ekspektasi ponsel gaming," ujar sebuah laporan industri. Kemampuan mempertahankan kinerja puncak tanpa thermal throttling selama sesi gaming yang panjang menjadi nilai jual utama, yang dapat mengubah cara gamer berinteraksi dengan perangkat mereka dan mendorong standar baru bagi seluruh industri ponsel pintar.