:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343484/original/051513300_1757423145-image_2025-09-09_195659515.jpg)
Sektor ponsel pintar segmen harga terjangkau di Indonesia terus menunjukkan dinamika signifikan pada akhir tahun 2025, didorong oleh kebutuhan konsumen akan perangkat berdaya tahan baterai tinggi untuk menunjang aktivitas sepanjang hari. Laporan Canalys pada kuartal pertama 2025 mencatat bahwa segmen ponsel murah di bawah 1,6 juta rupiah mengalami pertumbuhan sebesar 35%, mengindikasikan preferensi pasar terhadap opsi ekonomis di tengah ketidakpastian ekonomi. Tren ini juga diperkuat oleh pernyataan Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, yang menggarisbawahi tingginya permintaan smartphone entry-level dari pekerja lapangan yang membutuhkan daya tahan baterai panjang, ketahanan, serta layar cerah untuk penggunaan di luar ruangan. Seiring dengan tren ini, sejumlah pabrikan telah meluncurkan atau mempertahankan model-model dengan baterai 5.000 mAh di rentang harga Rp 1-2 jutaan yang menawarkan keseimbangan antara efisiensi biaya dan fungsionalitas esensial.
Ketergantungan masyarakat terhadap smartphone untuk pekerjaan, pendidikan daring, hingga hiburan telah secara fundamental mengubah kriteria utama dalam memilih perangkat. Permintaan akan daya tahan baterai yang mumpuni bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan kebutuhan primer yang mencerminkan intensitas penggunaan perangkat seluler. Analis dari IDC pada tahun 2024 telah menyoroti bahwa pertumbuhan pasar smartphone Indonesia banyak didorong oleh segmen ultra low-end (di bawah 100 USD atau sekitar Rp 1,6 juta), sementara laporan terkini di Desember 2025 menunjukkan bahwa pasar entry-level tetap menjadi tulang punggung, dengan berbagai merek berlomba menghadirkan fitur unggulan seperti kamera 50 MP, RAM besar, layar 90Hz, dan baterai jumbo.
Berikut adalah lima pilihan smartphone di kelas harga Rp 1-2 jutaan yang menonjol dengan kapasitas baterai 5.000 mAh dan mampu diandalkan untuk aktivitas seharian:
1. Xiaomi Redmi 13C
Redmi 13C, yang masih relevan di akhir 2025, menonjol dengan baterai 5.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 12 jam penggunaan intensif dan bahkan bisa mencapai dua hari dengan penggunaan kasual. Perangkat ini mendukung pengisian cepat 18W, meskipun dalam paket penjualan seringkali hanya disertakan adaptor 10W. Layar 6,74 inci dengan refresh rate 90Hz menawarkan pengalaman visual yang mulus, sementara kamera utama 50MP menjanjikan kualitas gambar yang baik.
2. Samsung Galaxy A05s
Samsung Galaxy A05s, yang dirilis pada Oktober 2023 dan masih menjadi pilihan di 2025, dibekali baterai 5.000 mAh yang dalam pengujian dapat bertahan sekitar dua hari dengan penggunaan moderat. Ponsel ini didukung pengisian cepat 25W, yang memungkinkan pengisian daya yang lebih efisien. Ditenagai oleh chipset Snapdragon 680, Galaxy A05s menawarkan performa yang layak untuk tugas sehari-hari dan tampilan layar PLS LCD 6,7 inci Full HD+ dengan refresh rate 90Hz.
3. Infinix Hot 40i
Infinix Hot 40i, yang diluncurkan pada awal 2024, menawarkan daya tahan baterai yang impresif berkat kapasitas 5.000 mAh, yang mudah bertahan sepanjang hari dalam sekali pengisian. Pengujian menunjukkan bahwa baterai dapat bertahan hingga sekitar 15% pada malam hari setelah penggunaan kantor reguler. Meskipun dilengkapi pengisi daya 18W, pengisian penuh membutuhkan waktu lebih dari dua jam. Perangkat ini juga dilengkapi layar HD+ IPS LCD 90Hz dan kamera utama 50MP.
4. Realme C67
Realme C67, baik varian 4G maupun 5G, dilengkapi baterai 5.000 mAh yang menawarkan kinerja daya tahan luar biasa. Dalam pengujian, baterai mampu bertahan hingga 9,5 jam penggunaan berat (browsing, gaming, streaming, editing, mendengarkan musik) dengan sisa 25% daya. Varian 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6100+ sementara varian 4G menggunakan Snapdragon 685 dan keduanya mendukung pengisian cepat 33W SUPERVOOC yang dapat mengisi 50% baterai dalam 29 menit.
5. OPPO A60
OPPO A60, yang dirilis pada Mei 2024, menonjolkan baterai 5.000 mAh yang diklaim mampu bertahan sepanjang hari dengan penggunaan normal dan hiburan. Bahkan dalam pengujian standar, baterai ini dapat bertahan sekitar 16 jam 51 menit. Ponsel ini mendukung pengisian cepat SUPERVOOC 45W, yang mampu mengisi 0-50% dalam 30 menit. Ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 680, OPPO A60 menawarkan kinerja yang memadai untuk tugas sehari-hari dan telah lolos sertifikasi ketahanan MIL-STD 810H, menjadikannya pilihan yang tangguh di segmen harganya.
Pergeseran preferensi konsumen ke smartphone yang lebih tahan lama sejalan dengan meningkatnya aktivitas digital yang menuntut perangkat selalu aktif. Pentingnya kapasitas baterai besar dan durabilitas fisik pada smartphone modern menunjukkan respons terhadap pola pemakaian harian yang lebih intensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Produsen di segmen entry-level seperti Xiaomi, Samsung, Infinix, Realme, dan OPPO tidak hanya bersaing dalam spesifikasi inti, tetapi juga dalam memastikan perangkat mereka dapat mendukung gaya hidup digital yang semakin menuntut daya tahan tanpa kompromi. Fenomena ini menggarisbawahi kebutuhan akan inovasi berkelanjutan dalam teknologi baterai dan efisiensi daya untuk memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang.