Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Saksikan Puncak Hujan Meteor Geminid 14-15 Desember: Waktu Terbaik untuk Pengamatan di Indonesia

2025-12-12 | 16:44 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-12T09:44:45Z
Ruang Iklan

Saksikan Puncak Hujan Meteor Geminid 14-15 Desember: Waktu Terbaik untuk Pengamatan di Indonesia

Hujan meteor Geminid, salah satu fenomena langit paling spektakuler setiap tahunnya, akan mencapai puncaknya pada 14 dan 15 Desember 2025. Fenomena ini menawarkan pemandangan hingga 150 meteor per jam di lokasi pengamatan yang ideal. Pengamat di Indonesia dapat mulai menyaksikan hujan meteor ini sejak 4 Desember hingga 20 Desember, namun puncak intensitas tertinggi akan terjadi pada malam hari Sabtu, 13 Desember hingga dini hari Minggu, 14 Desember 2025, serta berlanjut pada malam 14 hingga 15 Desember 2025.

Berbeda dengan kebanyakan hujan meteor yang berasal dari komet, Geminid memiliki keunikan karena material pembentuknya berasal dari Asteroid 3200 Phaethon. Partikel debu dan batuan dari asteroid ini memasuki atmosfer Bumi dan terbakar, menghasilkan kilatan cahaya yang seringkali lebih terang, berwarna-warni (kuning, biru, hijau), dan bergerak lebih lambat dibandingkan meteor dari komet. Nama "Geminid" sendiri berasal dari titik radian atau titik kemunculan meteor yang seakan berasal dari rasi bintang Gemini.

Untuk pengamat di Indonesia, waktu terbaik untuk menyaksikan hujan meteor Geminid adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar. Meskipun puncak aktivitas global dapat terjadi pada sore hari WIB (sekitar pukul 15.00 WIB), periode maksimum berlangsung selama 6 hingga 10 jam, sehingga malam 13-14 Desember dan 14-15 Desember tetap menjadi waktu yang optimal. Meteor pertama biasanya mulai terlihat antara pukul 21.00 hingga 22.00 waktu setempat, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring rasi bintang Gemini naik di langit timur, mencapai puncaknya sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari. Planet Jupiter juga bisa menjadi patokan mudah untuk menemukan rasi Gemini di langit timur.

Tahun 2025 menjadi waktu yang sangat ideal untuk mengamati Geminid karena fase bulan berada pada sabit tua yang tipis dan baru akan terbit beberapa jam setelah tengah malam, sehingga cahaya bulan tidak akan mengganggu kegelapan langit pada jam-jam terbaik pengamatan. Untuk mendapatkan pengalaman pengamatan terbaik, disarankan untuk mencari lokasi yang jauh dari polusi cahaya kota, seperti di pedesaan, dekat pantai, atau kawasan pegunungan. Penting juga untuk memberikan waktu bagi mata untuk beradaptasi dengan kegelapan selama 15 hingga 30 menit tanpa melihat layar ponsel, dan mengamati dengan berbaring agar bisa melihat langit secara luas tanpa kelelahan. Meskipun meteor Geminid tampak berasal dari rasi bintang Gemini, meteor dapat muncul dari berbagai arah di seluruh langit, sehingga tidak perlu menatap langsung ke arah Gemini. Fenomena ini dapat dinikmati dengan mata telanjang tanpa memerlukan alat bantu optik seperti teleskop.