Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Salesforce Luncurkan Agentforce Indonesia, Bongkar 5 Peluang AI Bisnis Menjanjikan 2026

2025-12-07 | 20:01 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-07T13:01:25Z
Ruang Iklan

Salesforce Luncurkan Agentforce Indonesia, Bongkar 5 Peluang AI Bisnis Menjanjikan 2026

Salesforce, raksasa global di pasar AI Customer Relationship Management (AI CRM), secara resmi meluncurkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia. Peluncuran ini mencakup Agentforce Service dan Employee Agent, yang kini sepenuhnya tersedia untuk membantu perusahaan di Indonesia mempercepat transformasi digital, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan mengoptimalkan operasional bisnis. Langkah ini sejalan dengan target ambisius pemerintah Indonesia untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi sebelum tahun 2045, dengan proyeksi kontribusi AI sebesar hingga US$366 miliar terhadap PDB Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Agentforce merupakan platform AI agentik dari Salesforce yang memungkinkan organisasi untuk membangun, menyesuaikan, dan menerapkan agen AI otonom untuk berbagai fungsi bisnis, seperti layanan pelanggan, penjualan, pemasaran, dan perdagangan. Berbeda dengan chatbot atau copilots konvensional, agen-agen ini mampu beroperasi secara mandiri, mengambil keputusan, dan melaksanakan tugas tanpa intervensi manusia secara terus-menerus.

Andreas Diantoro, Presiden Direktur Salesforce Indonesia, menjelaskan bahwa Agentforce Service hadir sebagai platform layanan pelanggan generasi baru yang beroperasi 24 jam sehari. Agen AI ini mendukung tim manusia sejak kontak awal hingga penyelesaian kasus, memanfaatkan data pelanggan secara real-time untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional. Sementara itu, Employee Agent berfungsi sebagai asisten digital pribadi bagi karyawan. Agen AI ini terintegrasi langsung dengan platform kerja seperti Slack dan perangkat seluler, membantu karyawan dalam tugas rutin seperti mengatur rapat, menyiapkan ringkasan pelanggan, mendukung orientasi karyawan baru, dan mencari informasi tunjangan, sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan inti.

Salesforce juga mengidentifikasi lima peluang utama AI agentik yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis di Indonesia pada tahun 2026:
Pertama, kesempatan emas untuk melompat langsung ke era Agentic Enterprise. Bisnis di Indonesia dapat mengadopsi arsitektur Agentic Enterprise secara langsung, mirip dengan transisi Indonesia dari era desktop ke perangkat seluler, tanpa terbebani oleh sistem lama.
Kedua, percepatan adopsi AI di kalangan eksekutif tingkat atas. Survei Salesforce tahun 2024 menunjukkan bahwa 82% eksekutif tingkat C di Indonesia menganggap AI generatif sebagai prioritas utama dan krusial bagi kesuksesan bisnis mereka.
Ketiga, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui tenaga kerja digital yang skalabel. Agen AI dapat menyediakan tenaga kerja digital yang terjangkau, mudah digunakan, dan berskala besar bagi UMKM, membantu mereka bersaing setara dengan perusahaan besar.
Keempat, penyediaan layanan hiper-personalisasi yang peka budaya. Dengan 91% penyedia jasa melaporkan bahwa konsumen menginginkan interaksi yang lebih pribadi, agen AI dapat menghadirkan layanan yang sangat personal dan sesuai dengan konteks budaya.
Kelima, peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. Agen AI memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan akses terhadap layanan keuangan, melayani populasi yang belum tersentuh layanan perbankan. Data QRIS kuartal kedua 2025 menunjukkan transaksi mencapai Rp317 triliun dengan 57 juta pengguna, dan jejak digital ini dapat dianalisis oleh AI untuk membuka akses pinjaman bagi usaha mikro dan kecil.