Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Samsung Galaxy A07 5G Dirumorkan Usung Baterai 6.000 mAh, Daya Tahan Maksimal?

2025-12-29 | 04:28 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-28T21:28:26Z
Ruang Iklan

Samsung Galaxy A07 5G Dirumorkan Usung Baterai 6.000 mAh, Daya Tahan Maksimal?

Samsung Electronics diyakini akan memperkuat model ponsel cerdas kelas anggarannya yang akan datang, Galaxy A07 5G, dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh yang substansial, menurut bocoran dari daftar sertifikasi di Brasil dan Geekbench yang beredar sejak pertengahan Desember 2025. Peningkatan signifikan ini, naik dari 5.000 mAh pada Galaxy A07 4G dan A06 5G, menandakan langkah strategis Samsung untuk menjadikan daya tahan baterai sebagai daya tarik utama di segmen 5G yang lebih terjangkau, di tengah persaingan ketat dan tuntutan konsumen yang terus meningkat. Peluncuran perangkat ini diperkirakan terjadi pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026, dengan beberapa laporan lain mengindikasikan Februari 2026.

Keputusan Samsung untuk memprioritaskan kapasitas baterai jumbo pada Galaxy A07 5G, yang diperkirakan akan menjadi ponsel 5G termurah dari perusahaan tersebut, mencerminkan pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar segmen entri. Seri Galaxy A, khususnya model dengan angka rendah seperti A07 4G, telah menjadi salah satu produk terlaris Samsung berdasarkan volume pada tahun 2025. Konsumen di segmen ini, terutama di pasar negara berkembang seperti India dan Tiongkok, menempatkan daya tahan baterai sebagai prioritas utama setelah performa prosesor. Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa 88,4% responden lebih memilih ponsel dengan baterai besar daripada desain ultra-tipis, menegaskan bahwa umur panjang baterai jauh lebih penting bagi pengguna dibandingkan estetika ramping. Peningkatan kapasitas baterai 1.000 mAh pada A07 5G ini dapat menjadi justifikasi bagi kenaikan harga potensial, mengingat spesifikasi inti lainnya, seperti chipset MediaTek Dimensity 6300 dan konfigurasi RAM 4GB/penyimpanan 128GB, sebagian besar tetap sama dengan pendahulunya, Galaxy A06 5G.

Secara historis, seri Galaxy A telah berevolusi menjadi tulang punggung penjualan Samsung, menyediakan fitur-fitur premium dengan harga yang lebih mudah dijangkau. Seiring dengan penetrasi 5G yang semakin meluas, khususnya di segmen anggaran, Samsung berupaya mempertahankan dominasinya. Pada kuartal kedua 2024, perangkat 5G menyumbang 24% dari pasar ponsel pintar anggaran (di bawah $150), meningkat 2,5 kali lipat setiap tahun, dengan India dan Tiongkok sebagai kontributor utama. Data dari Counterpoint Research juga menunjukkan pertumbuhan pengiriman ponsel pintar global sebesar 3% year-on-year pada Q2 2025, didorong oleh minat pada perangkat 5G kelas entri dan anggaran di pasar negara berkembang. Dengan demikian, penawaran baterai 6.000 mAh pada Galaxy A07 5G bukan sekadar fitur tambahan, melainkan respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang jelas.

Implikasi jangka panjang dari pendekatan ini melampaui sekadar penjualan unit. Dengan menyediakan daya tahan baterai superior pada perangkat 5G terjangkau, Samsung berpotensi memperkuat loyalitas merek di kalangan konsumen yang sensitif terhadap harga namun tetap menginginkan konektivitas generasi terbaru. Ini juga menempatkan tekanan pada pesaing, terutama merek-merek Tiongkok yang agresif dalam spesifikasi, untuk menandingi daya tahan baterai tanpa mengorbankan pengalaman pengguna atau menaikkan harga secara signifikan. Analis industri memprediksi bahwa fokus pada baterai besar di segmen menengah ke bawah akan terus berlanjut, karena konsumen menghargai kemampuan perangkat untuk bertahan sepanjang hari tanpa pengisian daya berulang.