:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307781/original/080682700_1754481117-Ro.jpg)
Rusia telah memblokir akses ke platform gim populer berbasis di Amerika Serikat, Roblox, dengan regulator negara itu menuding adanya penyebaran materi ekstremis dan "propaganda LGBT". Langkah ini diumumkan oleh Roskomnadzor, badan eksekutif federal Rusia yang bertanggung jawab untuk memantau, mengendalikan, dan menyensor media massa dan internet, pada hari Rabu, 3 Desember 2025.
Menurut Roskomnadzor, pemblokiran ini dilakukan setelah pemantauan menemukan konten yang mencakup ajakan untuk melakukan kekerasan, simulasi serangan teroris, serta materi terkait LGBT yang dilarang di bawah hukum Rusia. Regulator tersebut menyatakan bahwa sistem moderasi internal Roblox telah berulang kali gagal memastikan lingkungan yang aman bagi pengguna, khususnya anak di bawah umur, dan tidak menghapus konten terlarang meskipun telah menerima beberapa pemberitahuan sebelumnya. Laporan juga menyoroti adanya dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak dan skenario yang mendorong anak di bawah umur untuk terlibat dalam tindakan melanggar hukum atau kekerasan di platform tersebut. Roskomnadzor juga mengklaim bahwa platform tersebut "penuh dengan konten tidak pantas yang dapat berdampak negatif pada perkembangan spiritual dan moral anak-anak."
Juru bicara Roblox menanggapi keputusan regulator tersebut dengan menyatakan bahwa perusahaan menghormati hukum dan peraturan setempat di negara tempat mereka beroperasi. Mereka juga menegaskan keyakinan bahwa Roblox menyediakan ruang positif untuk belajar, berkreasi, dan koneksi yang bermakna bagi semua orang, serta memiliki komitmen mendalam terhadap keselamatan dengan serangkaian langkah keamanan proaktif dan preventif, termasuk alat kecerdasan buatan dan tim moderasi manusia.
Pemblokiran ini menjadi bagian dari pola pembatasan yang lebih luas terhadap platform teknologi Barat di Rusia. Sebelumnya, pada tahun 2023, Rusia telah menetapkan "gerakan LGBT internasional" sebagai ekstremis, yang membuka jalan bagi kasus pidana serius terhadap individu lesbian, gay, biseksual, transgender, dan para pendukungnya. Platform lain seperti aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo juga pernah diminta untuk menghapus referensi yang dianggap sebagai "hubungan seksual non-tradisional."
Meskipun mendapat kritik mengenai fitur perlindungan anak, Roblox tercatat sebagai salah satu gim seluler yang paling banyak diunduh di Rusia pada tahun 2023. Secara global, platform ini memiliki rata-rata 151,5 juta pengguna aktif harian pada kuartal ketiga tahun ini. Roblox juga sebelumnya telah diblokir di beberapa negara lain, termasuk Irak dan Turki, karena kekhawatiran serupa terkait keamanan anak.