Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Solusi Angkasa TelkomGroup untuk Konektivitas Sumatra

2025-12-01 | 03:18 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-30T20:18:02Z
Ruang Iklan

Solusi Angkasa TelkomGroup untuk Konektivitas Sumatra

TelkomGroup melalui anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), dengan sigap mengerahkan layanan satelit Mangostar untuk mendukung pemulihan jaringan komunikasi di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh pascabencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang melanda sejak Rabu (26/11/2025) dini hari. Bencana hidrometeorologi ini telah menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur telekomunikasi TelkomGroup, termasuk putusnya jaringan fiber optik, lumpuhnya sejumlah Sentral Telepon Otomat (STO), tower, dan Base Transceiver Station (BTS). Akibatnya, kualitas layanan seluler dan fixed broadband menurun, bahkan menyebabkan pemadaman akses telekomunikasi di beberapa area yang juga diperparah oleh pemadaman listrik setempat.

Dalam upaya tanggap darurat, TelkomGroup telah mendistribusikan layanan satelit Mangostar ke enam posko bencana di ketiga provinsi tersebut. Layanan ini krusial untuk memastikan komunikasi tetap berjalan bagi petugas, relawan, dan warga yang mengungsi. Langkah ini juga memperkuat penggunaan cadangan satelit serta IP radio yang telah lebih dulu diaktifkan. EVP Telkom Regional 1 (Sumatra), Dwi Pratomo Juniarto, menyampaikan bahwa kondisi lapangan masih sangat menantang bagi tim teknis TelkomGroup untuk melakukan pemulihan infrastruktur darat, sehingga layanan satelit menjadi tulang punggung yang dapat diandalkan agar masyarakat tetap memiliki akses komunikasi.

Telkomsel, sebagai bagian dari TelkomGroup, juga mengerahkan tim Telcom Cell Emergency Response and Reactive Activity (TERRA) untuk mempercepat pemulihan jaringan di tengah tantangan ekstrem, bahkan membutuhkan perahu karet dan perangkat satelit di Aceh. Gangguan signifikan tercatat pada lebih dari 1.430 situs, 2.400 BTS, dan 15 STO di Aceh, serta sekitar 1.100 situs, 1.900 BTS, dan 10 STO di Sumatra Utara, terutama di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga. Di Sumatra Barat, sekitar 190 situs dan 360 BTS juga terdampak.

Selain memastikan layanan telekomunikasi, TelkomGroup turut menyalurkan bantuan sosial berupa sembako di sejumlah titik bencana untuk mendukung kebutuhan dasar warga. Akses WiFi gratis juga disediakan di tujuh kantor Witel dan STO, termasuk kantor Witel Sumut, Witel Banda Aceh, STO Sigili, Witel Sibolga, Witel Sumbar, dan STO Talu, guna membantu masyarakat tetap terhubung dan memperoleh informasi penting selama masa pemulihan.

Hingga saat ini, progres perbaikan terus berlanjut dengan sejumlah ruas jaringan fiber optik dan beberapa titik STO telah kembali aktif. TelkomGroup menargetkan pemulihan permanen di Sumatra Barat pada akhir November, sementara untuk wilayah Aceh dan Sumatra Utara pada akhir minggu pertama Desember. Tim teknis terus berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan kerja untuk memastikan pemulihan konektivitas digital di seluruh wilayah terdampak secepat mungkin. Masyarakat dapat menghubungi hotline 0800-111-9000 untuk informasi terkait progres pemulihan jaringan, kantor layanan, dan informasi pelanggan TelkomGroup. TelkomGroup juga telah meluncurkan Satelit Merah Putih 2 pada Februari 2024, yang beroperasi penuh pada April 2024, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat pemerataan akses konektivitas di seluruh Indonesia, termasuk daerah 3T.