Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Telkom Bentuk Masa Depan AI Malang: Inovasi End-to-End & SDM Digital Unggul

2025-12-21 | 22:51 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-21T15:51:46Z
Ruang Iklan

Telkom Bentuk Masa Depan AI Malang: Inovasi End-to-End & SDM Digital Unggul

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk secara strategis mendorong inovasi Kecerdasan Buatan (AI) secara menyeluruh dan memperkuat ekosistem talenta digital di Malang. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, didampingi Komisaris Independen Ira Noviarti dan Direktur Human Capital Management Willy Saelan, meninjau langsung AI Connect Malang pada Senin, 15 Desember 2025, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadikan kota ini sebagai hub pengembangan AI yang berdampak nyata. Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang telah beroperasi di sembilan kota di Indonesia, bertujuan mengakselerasi adopsi AI nasional dan menjembatani kebutuhan industri dengan kemampuan teknologi dan talenta.

Malang dipilih sebagai hub strategis berkat ekosistem pendidikan yang kuat, komunitas digital yang aktif, dan potensi talenta muda yang signifikan. Melalui pilar AI Connect, Telkom berfokus membangun kolaborasi pentahelix antara akademisi, praktisi, startup, dan pelaku industri untuk menciptakan inovasi AI yang aplikatif. Telkom AI CoE dirancang dengan empat pilar, mencakup AI Campus sebagai ruang pengembangan talenta, AI Playground untuk riset, AI Connect sebagai penghubung ekosistem, dan AI Hub.

Pendekatan hulu ke hilir menjadi inti strategi ini. Tahap hulu menitikberatkan pada pembentukan talenta, penguatan riset terapan, serta peningkatan literasi digital di lingkungan akademik. Sementara itu, tahap hilir mengarahkan penerapan hasil inovasi AI ke berbagai sektor industri dan layanan publik. Dian Siswarini menegaskan, "Melalui AI CoE, Telkom memastikan AI tidak berhenti pada konsep atau eksperimen, tetapi benar-benar diimplementasikan untuk menjawab tantangan riil di berbagai sektor. Inilah peran Telkom sebagai enabler ekosistem digital yang menjembatani talenta, teknologi, dan kebutuhan industri".

Hingga Desember 2025, program AI Connect Telkom telah membina lebih dari 19.000 talenta digital, dengan sekitar 15.000 di antaranya berfokus pada AI. Inisiatif pengembangan talenta ini meliputi AI Talent Certification, AI Introductory Class, AI Clinic for Business, dan AI Innovation Sprint. Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menambahkan, "Transformasi digital dan AI hanya akan berkelanjutan jika ditopang oleh talenta yang adaptif dan inovatif. Melalui Telkom AI CoE, kami tidak hanya membangun keahlian teknis, tetapi juga mindset kolaboratif agar talenta mampu menciptakan solusi yang berdampak bagi bisnis dan masyarakat".

Showcase inovasi AI di Malang telah menampilkan berbagai solusi, mulai dari pengembang game lokal seperti Restoruzz dan Koperasi Game, startup software house Algostudio, hingga startup edukasi AI Nortis AI Academy dan platform pembelajaran berbasis Generative AI dari PT Jayantara. Kontribusi Telkom ini penting bagi Malang, yang pada tahun 2025 meraih skor 52,64 pada Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) nasional, menempatkannya di posisi keempat. Bahkan, data lain menunjukkan Malang meraih skor tertinggi nasional 62,67 dalam IMDI 2025.

Inisiatif Telkom ini berpotensi signifikan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Malang, yang pada 2024 mencatat pertumbuhan ekonomi 5,41% menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Kota ini telah memperkuat transformasi digitalnya dengan dukungan 800.000 mahasiswa dari 57 perguruan tinggi dan Malang Creative Center (MCC) yang menaungi 17 subsektor ekonomi kreatif. Adopsi AI yang terintegrasi akan menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan daya saing industri lokal, dan mendorong inovasi lintas sektor seperti pertanian, pendidikan, dan layanan publik.