
Telkom Group memastikan ketersediaan akses internet gratis bagi para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya komprehensif perusahaan dalam mendukung pemulihan komunikasi dan meringankan beban masyarakat di daerah terdampak.
Akses WiFi gratis disediakan di tujuh titik posko bencana strategis, meliputi Kantor Wilayah Telkom (Witel) di Sumatera Utara, Witel Banda Aceh, Pusat Layanan Telkom Sigli, Witel Sibolga, Witel Sumatera Barat, dan Pusat Layanan Telkom Talu. Lokasi-lokasi ini dipilih dengan mempertimbangkan jangkauan ke posko-posko pengungsian dan pusat koordinasi penanganan bencana.
Selain akses WiFi publik, Telkomsel, sebagai bagian dari Telkom Group, juga menghadirkan "Paket Siaga Peduli Sumatera" bebas biaya. Paket darurat ini dapat diaktifkan satu kali oleh pelanggan prabayar (SIMPATI, by.U) maupun pascabayar (Halo) di wilayah terdampak melalui UMB 88820#. Pilihan paket yang tersedia meliputi 3 GB data selama 7 hari atau 300 menit telepon ditambah 1.000 SMS ke semua operator selama 7 hari.
Dalam situasi pascabencana yang penuh tantangan ini, Telkom juga memperkuat layanan darurat dengan menyalurkan unit layanan satelit Mangostar melalui PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) di enam posko bencana. Dukungan satelit ini esensial untuk menjamin kelancaran komunikasi bagi petugas, relawan, dan warga yang mengungsi, terutama di tengah kondisi infrastruktur darat yang belum sepenuhnya pulih.
Upaya pemulihan jaringan telekomunikasi yang terdampak akibat banjir dan longsor terus digencarkan. Hingga saat ini, Telkomsel melaporkan pemulihan layanan mobile broadband di ketiga provinsi mencapai 76,5 persen, sementara layanan fixed broadband IndiHome telah pulih hingga 79,7 persen. Capaian pemulihan layanan di Sumatera Barat telah mencapai 94 persen dan Sumatera Utara 90 persen, namun pemulihan di Aceh masih menghadapi tantangan signifikan dengan sekitar 36 persen site Telkomsel yang pulih.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sumatera dan menegaskan komitmen Telkomsel untuk memastikan layanan komunikasi tetap tersedia serta membantu masyarakat terdampak. Sementara itu, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko menekankan prioritas perusahaan adalah memastikan masyarakat tetap terhubung di tengah kondisi sulit.
Telkom Group secara berkelanjutan menjaga koordinasi erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait untuk mempercepat normalisasi konektivitas di area prioritas. Selain bantuan konektivitas, Telkom Group juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako, air bersih, dan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.