Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

TelkomGroup Sigap Kerahkan Ratusan Relawan, Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

2025-12-22 | 17:37 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-22T10:37:51Z
Ruang Iklan

TelkomGroup Sigap Kerahkan Ratusan Relawan, Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui seluruh entitas TelkomGroup, mengerahkan 118 relawan ke Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Pelepasan relawan dilakukan setelah apel kesiapan Relawan BUMN Peduli di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, pada Jumat, 19 Desember 2025. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian integral dari program BUMN Peduli yang bersinergi dengan Danantara, bertujuan meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Banjir Aceh 2025, yang terjadi akibat curah hujan ekstrem dan fenomena siklon tropis sejak akhir November, menyebabkan meluapnya sungai-sungai dan tanah jenuh air, memicu banjir serta longsor di berbagai kabupaten, termasuk Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, dan puluhan ribu warga terdampak. Pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat sejak 28 November hingga 11 Desember 2025.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya peran Badan Usaha Milik Negara untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat bencana terjadi. "Sebagai bagian dari negara, BUMN memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama pada saat mereka menghadapi masa sulit. Kehadiran ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk kerja nyata untuk membantu memulihkan kondisi dan memperkuat harapan masyarakat," ujar Dony Oskaria dalam keterangan tertulis pada Senin, 22 Desember 2025.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menekankan bahwa keterlibatan TelkomGroup dalam program BUMN Peduli merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang diwujudkan melalui aksi nyata. "TelkomGroup berkomitmen untuk mendukung penuh program Peduli BUMN dan selalu hadir bagi masyarakat, khususnya pada situasi darurat di Sumatera saat ini. Melalui perwakilan relawan TelkomGroup dan bantuan kemanusiaan yang disalurkan, kami ingin memastikan kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat," kata Dian Siswarini.

Dalam misi kemanusiaan ini, TelkomGroup menyalurkan bantuan sosial berupa 10 unit tong air bersih dengan total kapasitas 75 ribu liter, serta bantuan pakaian dan perlengkapan bayi dengan total berat mencapai 1 ton. Seluruh bantuan diangkut menggunakan 11 armada truk, terdiri dari 10 truk pengangkut air bersih dan 1 truk logistik. Bantuan didistribusikan langsung ke masing-masing lima desa di Aceh Timur dan lima desa di Aceh Tamiang, memastikan penyaluran yang tepat sasaran. General Manager Telkom Wilayah Sumatera Utara, Agung Tri Cahyono, menjelaskan bahwa penyaluran langsung ini bertujuan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak.

Dari perspektif infrastruktur telekomunikasi, TelkomGroup juga telah melakukan upaya pemulihan layanan digital di wilayah terdampak. Hingga saat ini, secara keseluruhan, 95 persen infrastruktur TelkomGroup telah berangsur pulih dan siap mendukung aktivitas komunikasi digital masyarakat. Secara spesifik di Aceh, progres pemulihan mencapai 85 persen, sementara di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah stabil hingga 99 persen.

Dampak jangka panjang dari inisiatif seperti ini melampaui bantuan darurat semata. Kolaborasi lintas fungsi dan gotong royong antar-BUMN, sebagaimana ditekankan oleh Dian Siswarini, menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana dan memperkuat ketahanan masyarakat. Ketersediaan infrastruktur telekomunikasi yang stabil esensial untuk koordinasi bantuan, penyebaran informasi, dan kelangsungan aktivitas ekonomi lokal yang beradaptasi setelah bencana. Komitmen TelkomGroup untuk terus mengambil peran aktif dalam penanganan bencana dan mendukung pembangunan sosial berkelanjutan mencerminkan pergeseran paradigma korporasi menuju tanggung jawab sosial yang lebih proaktif dan terintegrasi.