
Telkomsel kembali mengukuhkan posisinya di panggung global dengan meraih penghargaan di ajang World Communication Awards (WCA) 2025 yang prestisius di London, menggarisbawahi komitmen berkelanjutan dalam inovasi dan transformasi digital di pasar berkembang. Capaian ini melanjutkan rekam jejak Telkomsel dalam menerima pengakuan internasional, termasuk People & Culture Award dari World Communication Awards 2024 atas program inovasi internal Polaris yang melibatkan lebih dari 1.500 karyawan sejak 2022. Konsistensi ini menunjukkan peran strategis Telkomsel sebagai pemimpin industri telekomunikasi digital di Asia-Pasifik yang terus menghadirkan konektivitas, layanan, dan solusi inovatif bagi masyarakat Indonesia.
Pengakuan terbaru di WCA 2025 ini datang setelah Telkomsel juga mencatat sukses besar di Global Telecoms (Glotel) Awards 2025 di London, yang diselenggarakan pada awal Desember. Dalam ajang tersebut, operator asal Indonesia ini berhasil menyabet tiga penghargaan utama, yakni kategori “Connecting the Unconnected”, “IoT Initiative of the Year”, dan “Delighting the Customer” bersama Huawei untuk inisiatif "AI-Augmented Digital Twins" mereka. Kemenangan di kategori "Connecting the Unconnected" menyoroti upaya Telkomsel memperluas jangkauan konektivitas ke pulau-pulau terpencil di Indonesia, seperti proyek Nias Digital Inclusion Breakthrough bersama Ericsson yang memanfaatkan jaringan microwave jarak jauh hingga 180 km, memangkas latensi 84% dan meningkatkan kecepatan akses jaringan hingga empat kali lipat. Sementara itu, "IoT Initiative of the Year" menggarisbawahi investasi Telkomsel dalam solusi canggih seperti inovasi IoT InTANK yang meningkatkan efisiensi operasional 35% dan keamanan 40% dalam pemeriksaan tangki. Penghargaan "Delighting the Customer" menegaskan fokus perusahaan pada pengalaman pelanggan melalui inovasi berbasis kecerdasan buatan.
Komisaris Telkomsel, Rico Rustombi, menegaskan bahwa pencapaian berturut-turut di ajang global seperti Glotel Awards dan WCA menjadi pemicu semangat bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan menetapkan standar baru dalam industri telekomunikasi. Telkomsel, sebagai anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, memegang pangsa pasar terdepan di industri telekomunikasi Indonesia dengan lebih dari 50% pangsa pelanggan seluler pada akhir 2024 dan 159,4 juta pelanggan. Perusahaan terus mendorong penetrasi layanan 5G, menargetkan 12,8 juta pelanggan 5G pada tahun 2025, setelah memperluas jaringan Hyper 5G di beberapa titik strategis Jabodetabek termasuk bandara, kawasan bisnis, dan jalan tol. Pada akhir 2024, Telkomsel telah membangun hampir 1.000 menara BTS 5G di 56 kota/kabupaten.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Telkomsel tetapi juga menegaskan posisi Indonesia dalam peta inovasi telekomunikasi global, khususnya dalam solusi yang relevan untuk pasar berkembang. Dengan implementasi Fixed-Mobile Convergence (FMC) melalui Telkomsel One dan pertumbuhan bisnis digital yang sehat, Telkomsel terus menjadi pendorong utama transformasi digital nasional, memberdayakan masyarakat dan ekosistem bisnis melalui konektivitas dan layanan digital yang komprehensif. Fokus pada perluasan jaringan, pengembangan solusi IoT, dan peningkatan pengalaman pelanggan melalui AI, menunjukkan strategi jangka panjang Telkomsel untuk tidak hanya mempertahankan dominasinya di pasar domestik, tetapi juga untuk berkontribusi pada kemajuan industri telekomunikasi di tingkat global.