Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Telkomsel Ungkap Perjuangan Pemulihan Jaringan Aceh, Terkendala SUTET Tumbang

2025-12-19 | 19:58 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-19T12:58:38Z
Ruang Iklan

Telkomsel Ungkap Perjuangan Pemulihan Jaringan Aceh, Terkendala SUTET Tumbang

Telkomsel menghadapi kendala serius dalam upaya pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh, terutama disebabkan oleh pasokan listrik yang belum stabil pascabencana banjir dan tanah longsor. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, pada Jumat (19/12/2025) mengungkapkan bahwa banyak Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang roboh dan belum dapat disambungkan kembali, menjadi hambatan utama dalam proses normalisasi.

Selain itu, integrasi dengan empat pembangkit listrik yang ada juga belum sepenuhnya dapat dilakukan karena pembangkit-pembangkit tersebut masih belum beroperasi secara normal. Nugroho menambahkan bahwa kendala lain datang dari sisi transmisi data, di mana banyak kabel fiber optik mengalami gangguan atau terputus akibat dampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Telkomsel menyatakan telah melakukan upaya ekstra. Langkah-langkah tersebut meliputi penggunaan genset, menunggu pemulihan pasokan listrik dari PLN, serta mempertimbangkan opsi transportasi data melalui satelit atau jalur kabel bawah laut yang baru. Nugroho menekankan bahwa seluruh sumber daya Telkomsel dari berbagai wilayah di Indonesia dikerahkan secara paralel untuk mempercepat aktivitas pemulihan jaringan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, mengapresiasi upaya operator seluler, termasuk Telkomsel, dalam memulihkan jaringan. Ia melaporkan bahwa per Jumat (19/12/2025), tingkat pemulihan Base Transceiver Station (BTS) di Aceh telah mencapai 73,5 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, meskipun Menteri Meutya menegaskan bahwa upaya pemulihan harus terus digencarkan hingga mencapai 100 persen.

Sebelumnya, bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November 2025 lalu menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi di sejumlah titik. Di Aceh, lebih dari 1.430 situs Telkomsel, 2.400 BTS, dan 15 STO sempat terdampak parah akibat pemadaman listrik, robohnya menara SUTET, dan terputusnya akses jalan. Meskipun lebih dari 80 persen situs atau sekitar 1.500 situs di seluruh Provinsi Aceh telah dipulihkan, operasional penuh situs masih bergantung pada ketersediaan pasokan listrik yang memadai. Telkomsel terus berkoordinasi dengan PLN, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk mempercepat proses pemulihan.