Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap: 62.000 Perangkat Telkom Lumpuh Dihantam Banjir Bandang Sumatera

2025-12-09 | 19:58 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-09T12:58:05Z
Ruang Iklan

Terungkap: 62.000 Perangkat Telkom Lumpuh Dihantam Banjir Bandang Sumatera

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan bahwa 62.547 perangkat pelanggan lumpuh akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025. Perangkat Optical Network Terminal (ONT) milik pelanggan menjadi yang paling banyak terdampak, dengan sebagian besar berada di Aceh. Bencana ini menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur jaringan telekomunikasi TelkomGroup di berbagai titik.

Direktur Operasi Telkom Akses, Ambari, menjelaskan bahwa dampak utama bukan hanya perangkat yang terendam, tetapi juga pemadaman listrik masif yang menyebabkan perangkat aktif tidak dapat beroperasi. Beberapa jalur kabel backbone, feeder, hingga distribusi juga terputus akibat arus banjir atau tertimpa longsor. Kerusakan paling parah terpantau pada perangkat Mini OLT dan Node-B, serta perangkat ONT pelanggan. Wilayah-wilayah seperti Kualasimpang, Langsa, Takengon, Sibolga, Tapanuli Tengah, Gunung Sitoli, Nias, dan Bukittinggi menjadi prioritas penanganan karena skala dampak dan akses yang terbatas.

Menanggapi situasi ini, TelkomGroup segera mengerahkan tim teknis dan berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, termasuk BNPB, BPBD, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah daerah, dan PLN. Sebanyak 320 personel Telkom Akses dikerahkan dari berbagai wilayah terdampak untuk mempercepat pemulihan jaringan, dengan 58 personel di antaranya fokus di Aceh. Upaya pemulihan dilakukan secara paralel, mencakup perbaikan sementara di titik yang aman dan pengoperasian kembali perangkat kritis dengan genset portabel di area yang pasokan listriknya belum pulih. TelkomGroup juga menambah dukungan konektivitas darurat dengan menyalurkan layanan satelit Mangostar ke enam posko bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain itu, akses WiFi gratis disediakan di tujuh kantor Witel atau STO, seperti di Sumatera Utara, Banda Aceh, Sigili, Sibolga, dan Sumatera Barat, untuk memastikan masyarakat tetap terhubung.

Hingga 2 Desember 2025, layanan mobile broadband Telkomsel di tiga wilayah tersebut telah pulih sebesar 76,5 persen, sementara layanan fixed broadband IndiHome mencapai 79,7 persen pemulihan. Kementerian Komunikasi dan Digital mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dan seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan layanan komunikasi. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, pada 5 Desember 2025, menyebutkan bahwa 1.789 BTS, atau 52,4 persen dari total 3.414 BTS di Aceh, telah beroperasi kembali. Tantangan utama dalam pemulihan total tetap pada pasokan listrik. TelkomGroup menargetkan pemulihan permanen di Sumatera Barat selesai pada akhir November, dan untuk wilayah Aceh serta Sumatera Utara pada akhir pekan pertama Desember.