:strip_icc()/kly-media-production/medias/5428850/original/087279800_1764564956-iPhone_17_Pro_Max_yang_menjalankan_iPadOS_terhubung_ke_monitor_eksternal__Dokumen_Gizmochina_.jpg)
Dalam sebuah terobosan yang menarik perhatian komunitas teknologi global, seorang pengembang secara eksperimental berhasil menjalankan sistem operasi iPadOS 26 yang kaya fitur pada iPhone 17 Pro Max. Eksperimen tidak resmi ini sukses memamerkan kemampuan multitasking bergaya macOS pada perangkat yang lebih kecil dari iPad, sekaligus memicu diskusi baru mengenai arah evolusi perangkat lunak Apple di masa depan.
iPadOS 26 sendiri baru saja dirilis secara resmi oleh Apple pada 15 September 2025, menyusul pengumumannya di WWDC 2025 pada Juni 2025. Pembaruan ini menghadirkan perubahan signifikan, termasuk desain antarmuka baru yang disebut "Liquid Glass," serta peningkatan besar pada kemampuan multitasking dengan sistem jendela (windowing) yang intuitif dan canggih, yang sangat mendekati pengalaman macOS. Fitur-fitur seperti kemampuan untuk mengatur ukuran dan posisi jendela aplikasi, bilah menu bergaya macOS di bagian atas layar, dan fleksibilitas dalam mengelola beberapa aplikasi secara bersamaan, menjadi daya tarik utama iPadOS 26.
Eksperimen yang dilakukan oleh pengembang Reddit TechExpert2910, dan video demo yang diunggah oleh pengguna X Duy Tran, menunjukkan sistem jendela mengambang iPadOS 26 beroperasi dengan mulus di layar iPhone 17 Pro Max. Meskipun rasio aspek dan ukuran layar iPhone yang lebih kecil mungkin tidak ideal untuk tampilan iPadOS, modifikasi ini menunjukkan potensi perangkat untuk dihubungkan ke monitor eksternal, menghadirkan pengalaman penggunaan layaknya desktop tanpa memerlukan Mac atau PC. Hal ini menegaskan bahwa hardware iPhone 17 Pro Max yang telah dirilis pada September 2025, dengan spesifikasi tinggi seperti chipset A19 Pro dan RAM besar, sudah cukup kuat untuk menangani beban kerja yang biasanya terkait dengan perangkat yang lebih besar.
Namun, penting untuk dicatat bahwa instalasi ini memanfaatkan celah keamanan yang telah ditutup oleh Apple pada pembaruan iOS/iPadOS 26.2. Artinya, metode ini tidak dapat lagi digunakan oleh pengguna biasa untuk mereplikasi pengalaman tersebut. Meski demikian, demonstrasi ini berfungsi sebagai "bukti konsep" yang kuat, menunjukkan bahwa fitur multitasking berbasis jendela ini sebenarnya dapat berjalan dengan sangat baik pada perangkat keras iPhone saat ini.
Eksperimen ini memberikan gambaran paling jelas tentang bagaimana Apple dapat menjembatani kesenjangan antara ekosistem iOS dan iPadOS, dan bahkan memberikan petunjuk awal tentang perangkat lipat pertama Apple yang telah lama dirumorkan. Potensi untuk memiliki perangkat yang dapat bertransformasi dari smartphone menjadi tablet, dengan antarmuka yang beradaptasi secara otomatis, menjadi semakin nyata dengan adanya demonstrasi kemampuan iPhone 17 Pro Max ini.