Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap: Samsung Perkuat Sensor Ultrawide di Kamera Galaxy Z Fold 8

2025-12-21 | 16:24 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-21T09:24:42Z
Ruang Iklan

Terungkap: Samsung Perkuat Sensor Ultrawide di Kamera Galaxy Z Fold 8

Dalam sebuah perkembangan signifikan yang dapat mengubah lanskap fotografi seluler pada perangkat lipat, bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Samsung berencana untuk menghadirkan peningkatan substansial pada sensor kamera ultrawide Galaxy Z Fold 8. Informasi yang diungkap oleh situs web Belanda GalaxyClub dan kemudian diberitakan oleh Android Authority pada 19 Desember 2025 ini, menyebutkan bahwa perangkat yang diharapkan meluncur pada pertengahan 2026 tersebut akan mengusung sensor ultrawide 50MP, sebuah lompatan drastis dari sensor 12MP yang digunakan pada Galaxy Z Fold 7.

Peningkatan ini, yang juga dikabarkan akan diikuti oleh peningkatan sensor telefoto dari 10MP menjadi 12MP dengan 3x optical zoom, menunjukkan pergeseran prioritas Samsung untuk menyetarakan kemampuan kamera seri Fold dengan jajaran Galaxy S Ultra mereka yang paling premium. Langkah ini muncul setelah seri Z Fold selama beberapa tahun terakhir sering tertinggal dari seri S dalam hal kualitas kamera, dengan fokus utama pada produktivitas dan ukuran layar. Galaxy Z Fold 7 sendiri telah membawa peningkatan signifikan dengan kamera utama 200MP, sensor resolusi tertinggi dalam seri Z Fold, yang sama dengan yang digunakan di Galaxy S25 Ultra.

Secara historis, perangkat lipat menghadapi tantangan desain dalam mengintegrasikan perangkat keras kamera kelas atas karena keterbatasan ruang internal dan manajemen termal. Model awal Galaxy Z Fold bahkan sering meminjam sensor dari perangkat kelas menengah. Namun, permintaan konsumen akan perangkat lipat tanpa kompromi pada kualitas gambar terus meningkat. Samsung Galaxy Z Fold 6, yang dirilis pada Juli 2024, memiliki sistem tiga kamera belakang dengan sensor utama 50MP, ultrawide 12MP, dan telefoto 10MP dengan 3x optical zoom. Penerusnya, Galaxy Z Fold 7, kemudian melangkah lebih jauh dengan kamera utama 200MP.

Peningkatan signifikan pada kamera ultrawide dari 12MP menjadi 50MP di Galaxy Z Fold 8 akan memungkinkan pengambilan gambar makro yang lebih detail serta perekaman video 8K melalui lensa ini. Sensor ultrawide 50MP ini juga disebut-sebut sebagai sensor yang sama dengan yang digunakan pada Galaxy S25 Ultra, memperkuat upaya Samsung untuk menyelaraskan kualitas fotografi di seluruh lini flagship-nya. Para ahli menilai bahwa kamera ultrawide yang lebih baik sangat penting untuk menangkap area yang luas, grup, dan pemandangan, menawarkan perspektif unik yang tidak dapat dicapai dengan lensa standar. Meskipun lensa ultrawide dapat memiliki kelemahan distorsi tepi, produsen mengatasi ini melalui pembaruan perangkat lunak.

Implikasi jangka panjang dari strategi ini adalah Samsung berupaya memperkuat posisi mereka di pasar ponsel lipat yang semakin kompetitif. Pada Q3 2024, Samsung merebut kembali posisi teratas dengan pangsa pasar 56% secara global, meskipun pengiriman unit menurun 21% YoY. Persaingan ketat datang dari merek seperti Huawei yang berencana meluncurkan ponsel lipat tiga pada Q3 2024, yang berpotensi meningkatkan pangsa pasar mereka hingga hampir 30%. Motorola juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan lini Razr mereka. Dengan Apple yang diperkirakan akan meluncurkan iPhone lipat pertamanya tidak lebih cepat dari tahun 2027, Samsung memiliki jendela untuk mengukuhkan dominasinya dengan menawarkan pengalaman kamera yang lebih lengkap.

Bagi konsumen, peningkatan ini berarti perangkat lipat tidak lagi membutuhkan kompromi signifikan dalam hal fotografi. Kemampuan fotografi yang ditingkatkan pada Z Fold 8 akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang mencari perangkat serbaguna, baik untuk produktivitas maupun kreasi konten visual. Ini penting karena ponsel lipat semakin menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan kemampuan multitasking dan layar besar. "Ponsel lipat sekarang menjadi arus utama dan mahal, sehingga pembeli berharap mereka dapat menandingi ponsel biasa dalam kualitas kamera," demikian pernyataan salah satu laporan. Peningkatan kualitas kamera, terutama pada lensa sekunder, akan menjadi daya tarik utama yang dapat mendorong adopsi lebih lanjut di pasar yang terus berkembang ini. Para analis percaya bahwa ponsel lipat akan semakin menjadi masa depan, seiring dengan peningkatan kualitas kamera dan daya tahan.