Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap! Tren Pencarian Indonesia 2025: Budaya Timur, Padel, dan AI Merajai Google

2025-12-07 | 02:27 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T19:27:09Z
Ruang Iklan

Terungkap! Tren Pencarian Indonesia 2025: Budaya Timur, Padel, dan AI Merajai Google

Google Indonesia telah merilis laporan "Year in Search 2025" yang merangkum tren pencarian terpopuler sepanjang tahun ini, menunjukkan pergeseran minat masyarakat pada budaya lokal, gaya hidup sehat, literasi teknologi, dan pemanfaatan kecerdasan buatan. Laporan ini diluncurkan pada tanggal 4 Desember 2025, menyoroti empat pola besar yang mendefinisikan rasa ingin tahu publik di Indonesia.

Tren pertama yang mencolok adalah apresiasi yang semakin kuat terhadap Budaya Indonesia Timur. Lonjakan pencarian untuk istilah seperti "apa itu stecu", serta lirik lagu "Pica-pica" dan "Tabola Bale", menunjukkan bahwa warisan budaya dari wilayah timur Nusantara kini mendapat sorotan dan diapresiasi secara nasional. Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, menyebutkan bahwa fenomena ini merefleksikan kebanggaan kedaerahan yang meluas ke panggung nasional. Ini juga menandai peran perempuan kreator dari wilayah tersebut dalam memperluas narasi budaya melalui konten musik, tarian, dan produksi digital.

Di ranah gaya hidup, olahraga Padel menjadi primadona baru yang menarik perhatian luas. Pencarian seputar "apa itu padel", "cara bermain", "perlengkapan dasar", "sewa lapangan", hingga "harga raket padel" mengalami peningkatan signifikan. Tingginya minat ini mendorong Google untuk menambahkan kategori khusus "Padel" dalam laporan tahunan mereka. Pertumbuhan fasilitas padel juga terlihat pesat, dengan lebih dari 60 lapangan beroperasi di Indonesia pada tahun 2025, meningkat dari 10-12 lapangan pada 2023 dan 35 pada 2024. Padel dianggap sebagai pilihan olahraga modern yang menawarkan pengalaman ringan namun kompetitif, serta menjadi ruang pertemuan sosial baru di kalangan masyarakat urban.

Selain itu, tren Kecerdasan Buatan (AI) telah melampaui sekadar gelembung tren dan kini menjadi bagian nyata dari gaya hidup digital masyarakat Indonesia. Pengguna aktif mencari cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan kreativitas, seperti "cara mengedit foto AI" atau "cara bikin gambar pakai AI", serta ingin memahami "pencipta AI". Model AI Google sendiri, Gemini AI, termasuk fitur Nano Banana, telah menjadi salah satu yang paling banyak dicari sepanjang tahun. Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat adopsi AI tertinggi di Asia Tenggara, dengan pengguna menghasilkan hingga 18 juta gambar per hari menggunakan Nano Banana, menempatkan Indonesia sebagai negara tertinggi kedua di Asia Pasifik dalam hal kreasi gambar AI. Fenomena ini menunjukkan semangat publik untuk menjadi lebih melek teknologi dan finansial, terlihat dari tingginya pencarian terkait "cara baca QRIS" dan "Coretax". Namun, Cisco AI Readiness Index 2025 mengungkapkan bahwa sekitar 81 persen perusahaan di Indonesia belum siap secara optimal mengadopsi solusi AI karena fondasi teknologi yang belum memadai.