Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

TikTok Perkuat Keamanan Digital untuk Lindungi 160 Juta Pengguna Indonesia dari Penipuan dan Judol

2025-12-17 | 16:04 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-17T09:04:57Z
Ruang Iklan

TikTok Perkuat Keamanan Digital untuk Lindungi 160 Juta Pengguna Indonesia dari Penipuan dan Judol

TikTok memperkuat komitmennya terhadap keamanan digital guna melindungi jutaan penggunanya di Indonesia dari ancaman penipuan daring dan judi online (judol). Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya kompleksitas tantangan di ruang digital, yang menargetkan basis pengguna TikTok di Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 juta orang.

Ancaman penipuan online semakin meresahkan. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menerima sekitar 800 laporan penipuan daring setiap hari, dengan berbagai modus mulai dari phishing, lowongan kerja palsu, hingga skema investasi bodong. Menanggapi hal ini, TikTok Indonesia telah meluncurkan kampanye #PikirDuaKali. Kampanye ini bertujuan untuk mendorong kebiasaan masyarakat agar berpikir ulang sebelum berinteraksi dengan konten, ajakan, atau tawaran dari pihak yang tidak dikenal, serta untuk menciptakan kebiasaan berpikir dua kali.

Dari sisi penegakan kebijakan, Hilmi dari TikTok Indonesia memastikan bahwa pada semester I-2025, platform tersebut telah menghapus lebih dari 424 ribu konten terkait perjudian. Lebih dari 99 persen dari konten ini dihapus secara proaktif sebelum dilaporkan oleh pengguna. Selain itu, TikTok juga menghapus sekitar 1,6 juta komentar yang mempromosikan perjudian di dalam platform. Hilmi menekankan bahwa keamanan pengguna adalah prioritas utama TikTok, dan keamanan digital tidak hanya sebatas menghapus konten berbahaya, tetapi juga memastikan pengguna, termasuk remaja, dapat berkreasi, terhubung, dan berekspresi dalam ruang digital yang aman dan positif.

Upaya penguatan perlindungan dilakukan melalui penegakan kebijakan yang ketat, sistem moderasi berlapis, edukasi literasi digital, serta perluasan kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. TikTok Indonesia juga menghadirkan laman khusus di dalam aplikasi yang menyediakan berbagai informasi dan sumber daya otoritatif dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), serta Kantor Komunikasi Presiden. Platform ini juga berkolaborasi dengan Satgas Anti-Judi Online pemerintah untuk memberantas perjudian daring, termasuk dengan menghapus kata kunci terkait judi. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara eksplisit telah meminta Meta, TikTok, dan X untuk secara proaktif membantu memberantas praktik judi online di Indonesia.

Pemerintah Indonesia, melalui Komdigi, memang telah menunjukkan ketegasan dalam pengawasan platform digital. Pada Oktober 2025, lisensi operasional TikTok sempat ditangguhkan sementara karena dinilai gagal menyediakan data lengkap terkait aktivitas live-streaming selama protes yang terjadi pada akhir Agustus, di mana beberapa akun dicurigai memonetisasi melalui judi online. Namun, penangguhan tersebut dicabut setelah TikTok memenuhi kewajibannya dengan menyerahkan data yang diminta. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk ketegasan pemerintah untuk menjaga keamanan masyarakat dari penyalahgunaan teknologi digital. Komdigi juga akan sepenuhnya mengimplementasikan sistem moderasi kontennya, SAMAN, yang akan digunakan untuk menegakkan aturan tentang konten berbahaya, termasuk judi online. Insiden ini menunjukkan pentingnya kepatuhan platform terhadap regulasi nasional.