:strip_icc()/kly-media-production/medias/5128693/original/062073700_1739257890-Oppo_Find_N5_01.jpg)
OPPO Find N6, ponsel lipat yang digadang-gadang menjadi penantang serius di pasar premium, diperkirakan akan meluncur pada Februari 2026. Perangkat ini disebut akan membawa terobosan signifikan pada konfigurasi kamera, kapasitas baterai, dan bobot fisik yang lebih ringan, menandai upaya OPPO untuk mengatasi sejumlah tantangan inheren pada desain ponsel lipat. Bocoran spesifikasi dari pembocor terkemuka, Digital Chat Station, mengindikasikan bahwa Find N6 akan menampilkan pengaturan tiga kamera belakang, termasuk sensor 200MP, dua sensor 50MP, dan sensor multispektral 2MP.
Laporan-laporan terkini menyebutkan bahwa Find N6 akan mengusung baterai berkapasitas sekitar 5.800 hingga 6.000 mAh, meningkat dari 5.600 mAh pada pendahulunya, Find N5. Peningkatan ini signifikan mengingat ponsel lipat seringkali berkompromi pada kapasitas baterai demi desain yang ringkas. Kehadiran baterai yang lebih besar pada perangkat yang lebih ringan, dengan bobot sekitar 225 gram, menempatkan Find N6 sebagai inovasi dalam rekayasa desain. Sebagai perbandingan, beberapa ponsel lipat lain yang diluncurkan pada tahun 2025 seperti Samsung Galaxy Z Fold 7 memiliki bobot 215 gram, sementara Find N5 sendiri memiliki bobot 229 gram. Pencapaian ini mengindikasikan kemajuan dalam teknologi baterai berbasis silikon-karbon dan material ringan yang dikembangkan oleh OPPO, yang telah digunakan pada ponsel sebelumnya.
Sektor kamera menjadi sorotan utama dengan rumor penggunaan sensor 200MP. Meskipun belum jelas apakah sensor ini akan berfungsi sebagai kamera utama atau lensa telefoto periskop, ini menunjukkan ambisi OPPO untuk meningkatkan kemampuan fotografi pada seri lipatnya. Pada Find N5, kamera telefoto periskop menggunakan sensor 50MP. Peningkatan resolusi ini, ditambah dengan dua sensor 50MP lainnya, berpotensi menawarkan detail gambar yang luar biasa, terutama dalam kondisi cahaya terang dan kemampuan _digital zoom_ yang canggih. Namun, implementasi sensor 200MP pada ponsel cerdas juga menghadapi tantangan, seperti potensi peningkatan _noise_ dan tampilan foto yang terlalu artifisial jika tidak diimbangi dengan perangkat lunak pemrosesan gambar yang optimal. Produsen kerap menggunakan teknik _pixel binning_ (menggabungkan beberapa piksel menjadi satu) untuk meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya, sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pemrosesan gambar yang lebih baik.
Selain itu, Find N6 diperkirakan akan ditenagai oleh _chipset_ Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, didukung RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 1TB. Layar internal lipat LTPO berukuran 8,12 inci dengan resolusi 2K, serta layar penutup 6,62 inci, akan memberikan pengalaman visual yang luas dan mulus. Oppo Find N series sendiri dikenal dengan desain engsel yang mengurangi lipatan layar dan memberikan rasio aspek layar yang lebih praktis saat dilipat. Desain engsel paduan titanium 3D-printed pada model sebelumnya, seperti Find N5, berkontribusi pada pengurangan ketebalan 26% dan peningkatan kekuatan.
Ponsel lipat yang lebih ringan dengan kapasitas baterai yang lebih besar merupakan respons langsung terhadap umpan balik konsumen mengenai keterbatasan perangkat lipat di masa lalu. Konsumen kerap mengeluhkan bobot yang berlebihan dan daya tahan baterai yang kurang optimal pada perangkat lipat. Tren industri menunjukkan bahwa produsen _smartphone_ terus berupaya mencapai keseimbangan antara fitur canggih dan desain ramping. Keberhasilan OPPO dalam mengintegrasikan fitur-fitur ini dapat memperkuat posisinya di segmen _smartphone_ lipat premium, bersaing ketat dengan kompetitor seperti Samsung dan Honor, yang juga telah meluncurkan ponsel lipat dengan bobot lebih ringan dan baterai besar. Perkembangan ini juga sejalan dengan prediksi industri mengenai _smartphone_ tahun 2026 yang akan menampilkan integrasi AI yang lebih dalam, perangkat lipat yang lebih _mainstream_, serta peningkatan baterai dan kinerja.