Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Fast Charging 60W Bakal Jadi Kenyataan?

2026-01-10 | 10:05 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-10T03:05:55Z
Ruang Iklan

Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Fast Charging 60W Bakal Jadi Kenyataan?

Samsung Electronics dikabarkan akan mengimplementasikan teknologi pengisian daya cepat 60W untuk model flagship mendatang, Galaxy S26 Ultra, sebuah langkah yang dapat memperkecil kesenjangan dengan para pesaingnya di pasar smartphone global. Informasi awal yang beredar dari tipster terkemuka, Ice Universe, menunjukkan bahwa pengujian internal Samsung telah berhasil mengisi daya perangkat dari 0% hingga 75% dalam waktu 30 menit dalam kondisi terkontrol. Peningkatan ini diproyeksikan menjadi fitur kunci saat perangkat diluncurkan sekitar akhir Februari 2026.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dari pendekatan konservatif Samsung terhadap teknologi pengisian daya, yang secara historis memprioritaskan kesehatan baterai dan umur panjang perangkat. Sebagai perbandingan, model sebelumnya, Galaxy S25 Ultra, yang diluncurkan pada tahun 2025, mendukung pengisian daya kabel 45W yang dapat mengisi penuh baterai 5000mAh dalam waktu sekitar 1,5 jam. Sementara itu, Galaxy S24 Ultra, dengan kapasitas baterai 5000mAh, juga menggunakan pengisian daya 45W yang mampu mencapai 65% dalam 30 menit atau 80% dalam 37 menit. Konsistensi Samsung pada 45W untuk model Ultra sebelumnya telah menjadi titik kritik di tengah inovasi pesat dari merek lain. Perusahaan juga telah memperkenalkan charger 60W baru yang diyakini akan ditujukan untuk perangkat flagship mendatang.

Di tengah persaingan ketat, peningkatan ke 60W menempatkan Samsung pada posisi yang lebih kompetitif, meskipun masih tertinggal dari beberapa merek Tiongkok yang telah lama memimpin dalam kecepatan pengisian daya. Sebagai contoh, Motorola Edge 50 Ultra dan Xiaomi Redmi Note 14 Pro+ 5G pada tahun 2025 menawarkan pengisian daya kabel hingga 125W dan 120W, masing-masing, yang dapat mengisi daya penuh dalam waktu kurang dari 30 menit. OnePlus 15 juga dilengkapi pengisian daya 100W. Sebaliknya, Apple iPhone 17 Pro Max mendukung pengisian daya 40W, mengisi daya hingga 64% dalam 30 menit, sementara Google Pixel 10 Pro XL menawarkan 45W dengan 63% dalam 30 menit. Peningkatan Samsung menjadi 60W akan melampaui iPhone dan Pixel dalam metrik ini.

Dari sisi teknologi, kekhawatiran tentang dampak pengisian daya cepat terhadap degradasi baterai telah lama menjadi perdebatan. Namun, penelitian terbaru, termasuk studi dua tahun oleh saluran YouTube HTX Studio yang melibatkan 40 ponsel, menunjukkan bahwa pengisian daya cepat memiliki dampak minimal pada kesehatan baterai dibandingkan dengan pengisian daya lambat. Perbedaan kehilangan kapasitas baterai setelah 500 siklus pengisian daya ditemukan sangat kecil, hanya sekitar 0,3% hingga 0,5%. Para ahli menjelaskan bahwa meskipun pengisian daya cepat menghasilkan lebih banyak panas, sistem manajemen baterai (BMS) yang canggih saat ini efektif dalam memitigasi risiko ini. Samsung sendiri telah mengembangkan teknik untuk konstruksi baterai Li-Ion yang menggunakan silikon sebagai material aktif, berpotensi meningkatkan kepadatan energi dan kecepatan pengisian daya. Selain itu, Samsung merekomendasikan untuk tidak mengisi daya melebihi 85% untuk memperpanjang masa pakai baterai, sebuah fitur yang diintegrasikan melalui "Protect Battery" pada perangkatnya.

Bagi konsumen, peningkatan ke 60W pada Galaxy S26 Ultra berarti pengalaman penggunaan yang lebih praktis dengan waktu pengisian yang lebih singkat, mengatasi salah satu keluhan umum terhadap perangkat Samsung di masa lalu. Hal ini dapat memperkuat posisi Samsung dalam segmen flagship yang sangat kompetitif, terutama di pasar di mana kecepatan pengisian daya menjadi faktor penentu bagi banyak pengguna. Peningkatan ini, bersama dengan antisipasi fitur-fitur canggih lainnya seperti performa yang lebih baik, kamera, dan kemampuan AI, diproyeksikan menjadikan S26 Ultra salah satu flagship Android paling lengkap. Namun, apakah 60W cukup untuk sepenuhnya menyaingi kecepatan pengisian daya ultra-cepat yang ditawarkan oleh beberapa rival, atau apakah ini hanya langkah awal bagi Samsung dalam dorongan agresif menuju pengisian daya yang lebih cepat, masih menjadi pertanyaan yang akan dijawab oleh tren pasar dan inovasi mendatang.