Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Google Snapseed iPhone: Revitalisasi Foto Anda dengan Filter Analog Retro Terbaru

2026-01-10 | 10:12 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-10T03:12:32Z
Ruang Iklan

Google Snapseed iPhone: Revitalisasi Foto Anda dengan Filter Analog Retro Terbaru

Google baru-baru ini meluncurkan pembaruan signifikan untuk aplikasi pengeditan foto Snapseed di perangkat iOS, memperkenalkan fitur "Snapseed Camera" baru yang dilengkapi serangkaian filter kamera analog retro. Pembaruan, yang tiba pada versi 3.11 bulan lalu, menandai komitmen Google untuk menghidupkan kembali Snapseed setelah bertahun-tahun minim pembaruan, dengan fokus menghadirkan estetika fotografi film klasik langsung ke pengguna iPhone secara gratis.

Fitur "Snapseed Camera" ini menawarkan sebelas preset film yang dirancang untuk meniru tampilan emulsi film populer, termasuk Kodak Portra 400 dan Portra 160, Kodak Gold 200, Kodak E200, Fujifilm Superia 200, Superia 800, dan Pro 400H. Selain itu, terdapat filter yang terinspirasi oleh Agfa Optima 200, Agfa Scala 200, Polaroid 600, dan Technicolor. Pengguna dapat memotret langsung dengan filter-filter ini melalui antarmuka kamera yang "skeuomorphic" lengkap dengan animasi tombol mundur saat mengganti jenis film, meskipun efek butiran (grain) baru diterapkan setelah pengambilan gambar. Enam tema warna tambahan—Editor, Dusk, Negative, Steel, Haze, dan Depth—juga tersedia, memungkinkan penyesuaian lebih lanjut pada hasil akhir.

Langkah Google ini datang setelah Snapseed, yang diakuisisi dari Nik Software pada tahun 2012, mengalami masa stagnasi dengan hanya menerima perbaikan bug minor sejak pembaruan besar terakhir pada September 2017 hingga rilis versi 3.0 pada Juni 2025. Versi 3.0 sendiri telah membawa perombakan antarmuka pengguna dan filter baru yang terinspirasi film, namun versi 3.11 dengan Snapseed Camera ini memperkuat penawaran retro yang spesifik. Kebangkitan Snapseed, yang kini menerima pembaruan rutin hanya untuk iOS, menunjukkan upaya Google untuk mengukir ceruk di pasar aplikasi pengeditan foto seluler yang kompetitif.

Popularitas estetika fotografi retro dan film telah melonjak secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh gelombang nostalgia dan keinginan untuk otentisitas serta karakter unik dalam gambar digital. Tren ini terlihat jelas di platform media sosial seperti Instagram dan TikTok, di mana filter vintage berhasil membangkitkan perasaan rindu, bahkan untuk era yang belum pernah dialami secara langsung oleh pengguna. Gambar analog, meskipun seringkali "tidak sempurna," dipandang memiliki "jiwa" dan kehangatan yang kontras dengan kesempurnaan digital yang terkadang terasa dingin. Dengan menyematkan emulasi film ikonik secara gratis, Google berupaya menangkap pasar yang mendambakan tampilan klasik tanpa memerlukan peralatan film fisik.

Integrasi fitur kamera baru ini ke dalam Snapseed juga memperkaya ekosistem Google untuk fotografi seluler. Snapseed tetap menjadi alat pengeditan foto yang kuat, mendukung file JPEG dan RAW dengan lebih dari 25 alat pengeditan profesional. Penambahan filter film analog ini melengkapi kemampuan pengeditan tingkat lanjut dengan opsi gaya yang mudah diakses, memposisikan Snapseed sebagai alternatif yang menarik bagi aplikasi populer lainnya seperti VSCO atau Adobe Lightroom Mobile yang juga menawarkan efek serupa.

Meskipun pembaruan ini membawa angin segar bagi pengguna iPhone, perlu dicatat bahwa tidak ada pembaruan serupa yang dikonfirmasi untuk versi Android dari Snapseed, meninggalkan banyak pengguna Android bertanya-tanya kapan mereka akan mendapatkan fitur-fitur baru ini. Tim Snapseed menyatakan di App Store, "Oh, dan ingatlah untuk mencoba filter film baru untuk tampilan vintage yang manis. Seperti biasa, ini gratis." Pernyataan ini menegaskan fokus pada aksesibilitas dan nilai tambah bagi pengguna. Dengan penekanan pada filter yang terinspirasi dari emulsi film spesifik, Snapseed tidak hanya menyediakan efek visual, tetapi juga sebuah narasi historis dalam setiap jepretan.