:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463561/original/021057400_1767661477-Honor_Power2_03.jpg)
Honor secara resmi meluncurkan Power2 di Tiongkok pada 5 Januari 2026, memperkenalkan ponsel cerdas yang mengintegrasikan baterai silikon-karbon 10.080mAh berkapasitas masif ke dalam sasis yang ramping dengan ketebalan hanya 7,98mm dan berat 216 gram, sambil mengadopsi elemen desain yang menyerupai seri Apple iPhone 17 Pro. Langkah ini menandai upaya berkelanjutan Honor dalam mendorong batas kapasitas baterai tanpa mengorbankan estetika atau ergonomi perangkat, menantang persepsi tradisional tentang ponsel dengan baterai besar.
Peluncuran Honor Power2 menyoroti pergeseran signifikan dalam teknologi baterai ponsel cerdas. Penggunaan baterai berbasis silikon-karbon (Si/C) memungkinkan kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan baterai grafit tradisional, memungkinkan Honor untuk menyematkan kapasitas 10.080mAh yang luar biasa tanpa menghasilkan perangkat yang tebal atau berat. Teknologi ini, yang baru-baru ini merevolusi industri, telah memungkinkan produsen untuk melewati ambang batas baterai 10.000mAh dalam bodi ponsel yang tipis, berbeda jauh dengan ponsel-ponsel "rugged" sebelumnya yang berukuran besar dengan baterai serupa. Honor mengklaim baterai ini dapat bertahan lebih dari 20 jam penggunaan berkelanjutan, 26 jam pemutaran video, 17 jam navigasi, atau 14 jam bermain game.
Selain baterai, Honor Power2 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite, dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB. Perangkat ini menampilkan layar AMOLED LTPS datar 6,79 inci dengan resolusi 1.5K (2600 x 1200 atau 2640 x 1200 piksel) dan kecepatan refresh 120Hz. Yang luar biasa, layar ini diklaim mencapai kecerahan puncak 8.000 nits dan mendukung peredupan PWM 3840Hz, menjadikannya salah satu yang paling terang di pasar dan secara langsung menantang model-model premium lainnya. Untuk fotografi, Power2 dibekali kamera utama 50MP dengan Optical Image Stabilization (OIS) dan lensa ultrawide 5MP di bagian belakang, serta kamera depan 16MP. Pengisian daya juga cepat dengan dukungan 80W kabel dan kemampuan pengisian balik 27W, yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai bank daya untuk perangkat lain. Faktor ketahanan ditingkatkan dengan peringkat IP66, IP68, IP69, dan IP69K, memberikan perlindungan komprehensif terhadap debu, air, dan bahkan semprotan air bertekanan tinggi.
Aspek desain Power2, terutama varian Sunrise Orange, secara eksplisit disebut sebagai "terinspirasi iPhone 17 Pro" atau memiliki kemiripan yang mencolok dengan seri iPhone 17 Pro dari Apple. Modul kamera belakang persegi panjang dengan tiga lensa yang tersusun dalam format segitiga menjadi ciri khas desain ini. Kemiripan ini, yang oleh beberapa pengamat dianggap "meniru iPhone 17 Pro seperti tidak ada ponsel lain", menunjukkan strategi Honor untuk menarik konsumen yang menghargai estetika premium yang identik dengan Apple, namun dengan penawaran nilai yang berbeda. Meskipun ditempatkan di segmen kelas menengah dengan harga mulai dari CNY 2.699 (sekitar $385), Power2 menyertakan spesifikasi dan fitur yang sering ditemukan pada perangkat unggulan.
Integrasi baterai berkapasitas tinggi dalam bodi tipis melalui teknologi silikon-karbon, dikombinasikan dengan layar cerah dan daya tahan kelas atas, menempatkan Honor Power2 sebagai pesaing tangguh di segmen pasar yang mencari daya tahan tanpa mengorbankan desain. Meskipun belum ada rincian mengenai ketersediaan internasional, strategi Honor untuk menghadirkan fitur-fitur yang biasanya premium pada titik harga kelas menengah, ditambah dengan estetika yang sudah dikenal, dapat membentuk kembali harapan konsumen terhadap ponsel cerdas di masa depan. Pengembangan teknologi baterai akan terus menjadi area inovasi kunci, karena produsen berupaya menyeimbangkan kinerja, daya tahan, dan desain yang ramping untuk memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang.