Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Trafik Data Tahun Baru

2026-01-13 | 17:11 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-13T10:11:00Z
Ruang Iklan

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Trafik Data Tahun Baru

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat lonjakan signifikan trafik data seluler sebesar 17,9% pada malam pergantian Tahun Baru 2024 dibandingkan hari biasa, dengan puncak konsumsi terjadi antara pukul 21.00 WIB dan 01.00 WIB. Peningkatan ini didorong oleh aktivitas digital masyarakat yang masif seperti pengunggahan konten media sosial, panggilan video, dan penggunaan layanan streaming, khususnya di area padat seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Langkah-langkah antisipatif Indosat dalam mengamankan kualitas layanan selama periode tersebut mencakup peningkatan kapasitas jaringan dan pemantauan intensif di titik-titik krusial.

Lonjakan trafik data selama momen perayaan besar seperti Tahun Baru bukan fenomena baru bagi operator telekomunikasi di Indonesia. Setiap tahun, perusahaan menghadapi tantangan berulang dalam memastikan infrastruktur jaringan dapat menopang beban permintaan yang mendadak melonjak. Pada malam Tahun Baru 2023, Indosat juga melaporkan kenaikan trafik data hingga 14% dibandingkan hari biasa, menunjukkan tren pertumbuhan konsumsi data yang konsisten dari tahun ke tahun. Pola ini menggarisbawahi pergeseran perilaku konsumen menuju digitalisasi yang lebih dalam, bahkan dalam perayaan tradisional.

Menghadapi proyeksi peningkatan trafik yang berkelanjutan, Indosat telah mengimplementasikan strategi jaringan terpadu, termasuk modernisasi infrastruktur dan optimalisasi spektrum frekuensi pasca-merger. Dengan mengintegrasikan jaringan antara Indosat Ooredoo dan Tri, perusahaan memiliki kapasitas yang lebih besar untuk mengatasi puncak permintaan. Pemantauan dilakukan melalui Network Operation Center (NOC) yang beroperasi 24/7, memungkinkan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan atau kongesti. Indosat juga disebut-sebut menerapkan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) untuk menganalisis pola trafik dan memprediksi area yang membutuhkan alokasi sumber daya lebih.

Implikasi jangka panjang dari pola lonjakan trafik ini mendorong operator untuk terus berinvestasi dalam pengembangan jaringan 5G dan teknologi mutakhir lainnya. Keberhasilan dalam mengelola trafik puncak tidak hanya mencerminkan kesiapan operasional, tetapi juga memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan secara keseluruhan. Dengan semakin bergantungnya masyarakat pada konektivitas digital untuk berbagai aspek kehidupan, termasuk bersosialisasi dan hiburan selama liburan, keandalan jaringan menjadi faktor penentu utama dalam mempertahankan dan menarik pelanggan. Masa depan telekomunikasi akan sangat bergantung pada kemampuan operator untuk tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga membangun jaringan yang lebih cerdas dan adaptif, mampu merespons secara dinamis terhadap fluktuasi permintaan yang ekstrem.