Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Intel Core Ultra 3 Debut Global di CES 2026, Mengukir Babak Baru Masa Depan AI PC

2026-01-07 | 01:59 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-06T18:59:10Z
Ruang Iklan

Intel Core Ultra 3 Debut Global di CES 2026, Mengukir Babak Baru Masa Depan AI PC

Intel secara resmi meluncurkan prosesor Core Ultra Series 3 terbarunya di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas pada 5 Januari, menandai debut platform PC AI pertama yang dibangun di atas teknologi proses Intel 18A canggih. Peluncuran ini menggarisbawahi upaya strategis Intel untuk memperkuat posisinya di pasar komputasi yang semakin didorong oleh kecerdasan buatan, menghadapi persaingan ketat dari Advanced Micro Devices (AMD) dan Nvidia.

Seri Core Ultra 3, yang sebelumnya dikenal dengan kode nama "Panther Lake", adalah lini prosesor mobile yang dirancang untuk menghadirkan kinerja, grafis, dan daya tahan baterai yang luar biasa, dengan fokus pada akselerasi AI terintegrasi. Varian teratas dari seri ini, termasuk prosesor Core Ultra X9 dan X7, memiliki hingga 16 inti CPU, 12 inti Xe grafis terintegrasi, dan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu mencapai 50 Trillion Operations Per Second (TOPS) untuk tugas AI. Intel mengklaim peningkatan kinerja multi-utas hingga 60%, kinerja gaming 77% lebih cepat, dan daya tahan baterai hingga 27 jam pada SKU teratas. Jim Johnson, Senior Vice President dan General Manager Client Computing Group Intel, menyatakan bahwa "Dengan Seri 3, kami sangat fokus pada peningkatan efisiensi daya, penambahan kinerja CPU, GPU yang lebih besar di kelasnya sendiri, lebih banyak komputasi AI, dan kompatibilitas aplikasi yang dapat diandalkan dengan x86."

Pengembangan ini merupakan langkah krusial bagi Intel yang berupaya merebut kembali pangsa pasar dari para pesaingnya dan mengatasi tantangan produksi terkait proses manufaktur 18A mereka. Intel 18A, setara dengan node 2 nanometer, merupakan proses semikonduktor paling canggih yang dikembangkan dan diproduksi di Amerika Serikat. CEO Intel, Lip-Bu Tan, menyatakan bahwa perusahaan telah memenuhi komitmennya untuk mengirimkan produk berbasis 18A pada tahun 2025 dengan chip Panther Lake.

Implikasi peluncuran Core Ultra Series 3 jauh melampaui peningkatan kinerja PC konvensional. Intel tidak hanya menargetkan laptop konsumen, tetapi juga memperluas jangkauan prosesor Seri 3 untuk kasus penggunaan embedded dan industri di "edge", seperti robotika, kota cerdas, otomasi, dan perawatan kesehatan. Prosesor edge Seri 3 disertifikasi untuk rentang suhu yang diperpanjang, kinerja deterministik, dan keandalan 24x7, menawarkan keunggulan kompetitif dalam beban kerja AI edge kritis dengan kinerja Large Language Model (LLM) hingga 1,9 kali lebih tinggi, efisiensi 2,3 kali lebih baik dalam analitik video, dan throughput 4,5 kali lebih tinggi pada model Vision Language Action (VLA). Kemampuan akselerasi AI terintegrasi ini menjanjikan Total Cost of Ownership (TCO) yang superior melalui solusi System on Chip (SoC) tunggal, dibandingkan arsitektur CPU dan GPU multi-chip tradisional.

Analisis industri menunjukkan bahwa CES 2026 menandai momen penting dalam persaingan chip AI, dengan Nvidia, AMD, dan Intel semuanya memperkenalkan prosesor baru yang berfokus pada AI. Meskipun Nvidia mendominasi pasar chip AI dengan pangsa pasar lebih dari 80% pada Q1 2026, Intel dan AMD berupaya menantang dominasi tersebut melalui desain baru dan kemitraan strategis. Analis di J.P. Morgan mencatat bahwa Intel, dengan Core Ultra 3 Series, menghadirkan hingga 180 TOPS total kinerja AI, dengan kemampuan menangani model 70 miliar parameter secara lokal. Ini menyoroti argumen kuat untuk komputasi lokal mengingat kekhawatiran seputar privasi, keamanan, efisiensi biaya, dan kontrol data di cloud.

Mantan CEO Intel, Pat Gelsinger, sebelumnya telah menggarisbawahi visi "AI Everywhere" Intel, yang bertujuan untuk membawa AI ke setiap PC dan perangkat edge. Gelsinger membandingkan era PC AI dengan momen "Centrino" di mana konektivitas Wi-Fi menjadi standar di setiap laptop. Meskipun pasar PC secara keseluruhan menghadapi tantangan penjualan yang stagnan, permintaan untuk model PC berkemampuan AI diperkirakan akan meningkat seiring dengan munculnya kasus penggunaan AI yang lebih menarik di perangkat lunak, yang diprediksi analis akan mendapatkan daya tarik pada tahun 2026. Pre-order untuk laptop konsumen yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 dimulai pada 6 Januari 2026, dengan ketersediaan global pada 27 Januari 2026. Sistem edge akan tersedia mulai Kuartal 2 tahun 2026. Dorongan Intel dengan Seri Core Ultra 3 ini bukan hanya tentang inovasi chip, melainkan juga fondasi untuk pergeseran paradigma dalam cara komputasi AI didistribusikan dan diakses, dari pusat data ke perangkat personal.