Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Intel Gebrak Gaming Genggam: iGPU Chip Terbaru Melonjak 77% di CES 2026

2026-01-06 | 22:13 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-06T15:13:45Z
Ruang Iklan

Intel Gebrak Gaming Genggam: iGPU Chip Terbaru Melonjak 77% di CES 2026

Intel Corporation pada hari Rabu di Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas secara resmi memamerkan prototipe chip komputasi baru yang dirancang khusus untuk perangkat gaming genggam, menampilkan peningkatan kinerja unit pemrosesan grafis terintegrasi (iGPU) hingga 77 persen dibandingkan generasi sebelumnya dalam demonstrasi internal. Peningkatan substansial ini menandai upaya agresif Intel untuk merebut pangsa pasar yang berkembang pesat di segmen PC gaming genggam yang saat ini didominasi oleh solusi dari pesaingnya.

Pengumuman ini datang saat pasar gaming genggam terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, didorong oleh popularitas perangkat seperti Steam Deck dan ASUS ROG Ally. Intel, yang secara historis memiliki kehadiran dominan di pasar CPU PC tradisional, kini menghadapi tantangan untuk membuktikan kemampuannya dalam domain yang lebih menuntut efisiensi daya dan performa grafis terintegrasi yang kuat. Chip baru ini, yang diperkirakan akan menjadi bagian dari lini produk "Lunar Lake" atau varian yang dioptimalkan, dirancang dengan arsitektur grafis Xe-LPG yang ditingkatkan, berfokus pada peningkatan throughput komputasi dan efisiensi energi. Menurut presentasi Intel, peningkatan 77 persen ini diukur menggunakan serangkaian tolok ukur sintetis dan game AAA populer yang berjalan pada resolusi 1080p dengan pengaturan grafis menengah, mengindikasikan lompatan signifikan dalam kapabilitas gaming tanpa grafis diskrit.

Langkah Intel ini adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk menantang dominasi arsitektur RDNA milik AMD di pasar chip komputasi hibrida yang mengintegrasikan CPU dan GPU secara erat. Selama bertahun-tahun, solusi iGPU Intel seringkali tertinggal dari AMD dalam hal kinerja gaming. Namun, dengan investasi besar dalam arsitektur Xe Graphics, Intel mulai menunjukkan kemajuan yang kompetitif. Generasi sebelumnya, seperti yang terlihat pada prosesor Meteor Lake, telah menunjukkan peningkatan signifikan, namun klaim 77 persen untuk chip gaming genggam ini merupakan pernyataan niat yang jauh lebih berani. Analis industri, seperti Jon Peddie Research, telah menyoroti pergeseran fokus dari GPU diskrit kelas bawah ke solusi iGPU yang lebih kuat sebagai tren pasar utama, terutama untuk perangkat dengan batasan termal dan daya.

Implikasi jangka panjang dari pengumuman Intel ini bisa sangat transformatif bagi ekosistem gaming genggam. Produsen perangkat genggam yang saat ini bergantung pada AMD atau mencari alternatif lain, kini memiliki pilihan baru yang berpotensi menawarkan kinerja kompetitif. Ini dapat mendorong inovasi lebih lanjut dalam desain perangkat, masa pakai baterai, dan form factor yang lebih beragam. Dr. Lisa Su, CEO AMD, sebelumnya telah menekankan pentingnya efisiensi daya dan performa per watt di segmen genggam, sebuah area di mana Intel berambisi untuk unggul dengan chip barunya. Kompetisi yang meningkat juga kemungkinan akan menguntungkan konsumen, berpotensi menurunkan harga dan mempercepat pengembangan teknologi. Namun, tantangan bagi Intel akan terletak pada adopsi oleh produsen perangkat dan pengalaman pengguna dunia nyata yang konsisten, mengingat reputasi Intel yang bervariasi dalam mengoptimalkan driver grafis untuk game. Intel juga harus meyakinkan pengembang game untuk mengoptimalkan judul mereka agar mendapatkan keuntungan penuh dari arsitektur Xe yang diperbarui, sebuah proses yang membutuhkan waktu dan kolaborasi industri yang erat. Kesuksesan chip ini pada akhirnya akan diukur tidak hanya dari klaim kinerja puncaknya, tetapi juga dari kemampuannya untuk memberikan pengalaman gaming yang mulus dan efisien di berbagai judul game yang tersedia.