:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5237748/original/095331400_1748608902-WhatsApp_Image_2025-05-30_at_19.01.41.jpeg)
iQOO akan meluncurkan ponsel pintar iQOO Z11 Turbo di Tiongkok pada 15 Januari, dengan janji pengurangan gangguan (stutter) Wi-Fi hingga 76% berkat integrasi chip gaming Thunder Z1. Inovasi ini, yang menjadi bagian dari Global Esports Network System 2.0, berupaya mengatasi salah satu tantangan paling persisten dalam pengalaman bermain game seluler, yakni konektivitas jaringan yang tidak stabil.
Gangguan Wi-Fi telah lama menjadi momok bagi para gamer, menyebabkan jeda (lag), putusnya koneksi, dan performa yang tidak konsisten, terutama di lingkungan padat penduduk dengan banyak sinyal yang saling berebut kanal. Gelombang radio yang digunakan Wi-Fi rentan terhadap interferensi dari perangkat elektronik lain seperti microwave, telepon nirkabel, atau bahkan dinding tebal. Kondisi ini meningkatkan latensi, mengurangi stabilitas, dan mengganggu pengalaman bermain game real-time. Data menunjukkan bahwa 75% jaringan Wi-Fi rumah mengalami gangguan dan perlambatan selama periode penggunaan puncak, menyoroti urgensi solusi yang efektif.
Chip Thunder Z1 pada iQOO Z11 Turbo dirancang sebagai chip peningkatan sinyal gaming yang bekerja bersama modem utama untuk mengoptimalkan koneksi selama sesi gaming intensif. Menurut klaim iQOO, dalam pengujian dunia nyata menggunakan sinyal Wi-Fi 5GHz yang menembus empat dinding, chip ini mampu mengurangi "stutter" atau jeda permainan hingga 76,47% dibandingkan generasi sebelumnya. Sistem ini juga mencakup fitur AI Gaming Network Smart Selection, yang secara otomatis memilih jaringan terbaik—baik Wi-Fi 2.4GHz, Wi-Fi 5GHz, atau 5G—berdasarkan kondisi jaringan real-time. Sebuah model prediksi interferensi berbasis AI turut disematkan untuk mengantisipasi potensi masalah sinyal, seperti dari microwave atau router tetangga, dan menyesuaikan kinerja perangkat secara proaktif sebelum gangguan terjadi, memastikan koneksi tetap stabil.
Langkah iQOO ini mencerminkan tren industri yang semakin fokus pada pengoptimalan konektivitas sebagai pilar penting pengalaman gaming seluler. Perusahaan lain seperti MediaTek juga telah berinvestasi dalam teknologi mitigasi interferensi, mengklaim mampu mengurangi lebih dari 95% gangguan Wi-Fi pada puncaknya, yang berujung pada peningkatan throughput hingga 30% dan penurunan latensi hingga 60%. iQOO sendiri sebelumnya telah memperkenalkan chip komputasi khusus gaming seperti Supercomputing Chip Q1 pada iQOO 12 dan Supercomputing Chip Q3 pada iQOO 15, yang berfokus pada peningkatan grafis, frame rate, dan respons sentuhan. Namun, Thunder Z1 secara spesifik menyasar permasalahan konektivitas.
Di luar fitur konektivitas, iQOO Z11 Turbo sendiri diperkirakan akan hadir dengan spesifikasi mumpuni, termasuk prosesor Snapdragon 8 Gen 5, layar LTPS OLED 6,59 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144Hz, baterai 7.600mAh dengan pengisian cepat 100W, serta sistem 5G dengan desain 24 antena surround untuk memastikan penerimaan sinyal optimal. Kombinasi antara hardware kelas atas dan inovasi chip jaringan ini menempatkan iQOO Z11 Turbo sebagai pemain kunci di segmen ponsel gaming yang kompetitif. Kinerja konektivitas yang lebih stabil tidak hanya menguntungkan gamer kompetitif, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan dalam aktivitas yang mengandalkan koneksi internet cepat dan stabil, seperti streaming video dan panggilan video. Implikasi jangka panjang dari teknologi seperti Thunder Z1 dapat mendorong standar baru dalam desain ponsel pintar, di mana optimalisasi jaringan menjadi fitur yang sama krusialnya dengan kinerja CPU atau kualitas kamera.