:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2352669/original/071305700_1536226641-nokia6-01.jpg)
Isu seputar peluncuran "Nokia X100 Pro 5G" mendadak ramai diperbincangkan di berbagai platform teknologi global pada awal Januari 2026, menampilkan klaim spesifikasi ultra-premium seperti kamera 300MP, RAM 18GB, pengisian daya cepat 100W, dan prosesor kelas atas. Namun, penelusuran mendalam terhadap strategi HMD Global, perusahaan pemegang lisensi merek Nokia untuk ponsel, mengindikasikan bahwa perbincangan tersebut kemungkinan besar hanya spekulasi berbasis konsep atau rumor yang tidak akurat, bertolak belakang dengan arah bisnis HMD yang akan menghentikan produksi ponsel pintar berlabel Nokia setelah Maret 2026.
Nokia X100 yang asli, diluncurkan pada November 2021 sebagai model eksklusif T-Mobile di Amerika Serikat, merupakan perangkat 5G kelas menengah yang dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 480 5G, RAM 6GB, penyimpanan internal 128GB, dan sistem operasi Android 11. HMD Global kala itu tidak menjanjikan pembaruan sistem operasi lebih lanjut, hanya dukungan keamanan selama dua tahun. Konfigurasi ini sangat berbeda dengan spesifikasi fantastis yang kini dikaitkan dengan "Nokia X100 Pro 5G".
Media daring seperti TPS News dan KAIE News, serta beberapa kanal YouTube, menerbitkan laporan pada akhir 2025 dan awal 2026 yang menggembar-gemborkan keberadaan "Nokia X100 Pro 5G" dengan spesifikasi yang menyaingi bahkan melampaui perangkat unggulan saat ini. Berbagai klaim mencakup kamera utama 300MP atau 200MP dengan optik Zeiss, RAM hingga 18GB, teknologi pengisian daya cepat 100W atau 120W, baterai berkapasitas besar antara 6.500mAh hingga 7.150mAh, serta ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 atau Gen 4 terbaru. Beberapa laporan juga menyebutkan layar AMOLED 6,78 inci hingga 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz atau 144Hz, dan berjalan pada Android 14 atau bahkan Android 16 dengan janji pembaruan jangka panjang.
Kontras dengan spekulasi ini, realitas strategi HMD Global menunjukkan pergeseran fundamental. Kesepakatan lisensi merek Nokia untuk ponsel pintar oleh HMD Global akan berakhir pada Maret 2026. HMD telah secara eksplisit mengumumkan rencananya untuk berfokus pada perangkat di bawah merek HMD sendiri. Bahkan, perusahaan tersebut telah menghentikan produksi ponsel pintar bermerek Nokia pada awal 2025 dan sedang dalam proses meluncurkan "gelombang perpisahan" ponsel fitur bermerek Nokia sepanjang 2025 sebagai bentuk penghormatan terakhir. James Robinson, Senior Vice President HMD, mengkonfirmasi bahwa fokus perusahaan beralih ke merek HMD sendiri untuk ponsel pintar, dengan perangkat bermerek Nokia kemungkinan besar akan dihapus sepenuhnya setelah 2026.
Implikasinya jelas, peluncuran resmi "Nokia X100 Pro 5G" dengan spesifikasi kelas atas seperti yang dirumorkan oleh HMD Global pada awal 2026 sangat tidak mungkin terjadi. Klaim-klaim yang beredar luas ini tampaknya berasal dari saluran yang kurang kredibel, memanfaatkan popularitas merek Nokia untuk menarik perhatian terhadap perangkat yang lebih bersifat konseptual atau harapan dari penggemar. Laporan tersebut gagal mencerminkan kondisi industri dan keputusan strategis yang telah dibuat oleh HMD Global. Para konsumen dan pengamat pasar teknologi disarankan untuk memverifikasi informasi langsung dari sumber resmi HMD Global atau Nokia sebelum terpengaruh oleh klaim-klaim yang tidak berdasar.