Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

One UI 8.5 Beta 3: Siapakah Ponsel Pertama yang Akan Mencicipi Pembaruan Teranyar Ini?

2026-01-01 | 15:57 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-01T08:57:51Z
Ruang Iklan

One UI 8.5 Beta 3: Siapakah Ponsel Pertama yang Akan Mencicipi Pembaruan Teranyar Ini?

Samsung bersiap meluncurkan One UI 8.5 Beta 3 untuk seri Galaxy S25 pada awal Januari 2026, dengan perkiraan tanggal rilis antara 5 atau 6 Januari. Pembaruan perangkat lunak iteratif ini, yang didasarkan pada Android 16 QPR2, menandai kelanjutan program beta agresif Samsung untuk menyempurnakan pengalaman pengguna sebelum debut stabil One UI 8.5 bersamaan dengan seri Galaxy S26 mendatang.

Program beta One UI 8.5 telah dimulai pada 8 Desember dengan Galaxy S25 sebagai perangkat pertama yang memenuhi syarat di pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat, Inggris, Korea, dan Jerman. Pembaruan beta kedua menyusul pada 22 Desember. Pola rilis yang cepat ini menunjukkan komitmen Samsung untuk mengatasi bug dan memastikan stabilitas sistem menjelang peluncuran perangkat keras besar berikutnya, Galaxy S26, yang diperkirakan akan hadir pada Januari atau Februari 2026. Versi stabil One UI 8.5 diproyeksikan akan meluncur bersamaan dengan seri Galaxy S26, kemudian secara bertahap tersedia untuk perangkat flagship lama seperti Galaxy S25, S25+, dan S25 Ultra.

Secara historis, Samsung biasanya menawarkan 3 hingga 6 pembaruan beta sebelum meluncurkan versi stabil, meskipun jumlahnya dapat bervariasi tergantung pada umpan balik penguji dan kompleksitas versi One UI tertentu. Keputusan Samsung untuk menghidupkan kembali penamaan versi ".5" (seperti One UI 8.5 setelah One UI 8.0), setelah sebelumnya beralih ke versi ".1.1" untuk ponsel lipat, mengindikasikan pergeseran strategi. One UI 8.5 bukan sekadar peningkatan tambahan; ia membawa fitur-fitur utama dan perubahan signifikan di seluruh sistem operasi. Perubahan yang terlihat mencakup peningkatan pada kustomisasi panel cepat, kemampuan untuk memindahkan widget atau kartu apa pun, dan bahkan menghapusnya. Fitur-fitur lain yang disorot termasuk opsi kustomisasi layar kunci baru, seperti tiga gaya jam baru, dan animasi Always On Display yang lebih halus. Selain itu, One UI 8.5 diharapkan memperluas fitur Galaxy AI, meningkatkan konektivitas dengan fitur seperti Storage Share dan Quick Connect to Smart View, serta membawa peningkatan keamanan dan privasi.

Implikasi dari siklus beta yang dipercepat ini bagi Samsung cukup signifikan. Ini tidak hanya menegaskan kembali posisi seri Galaxy S sebagai ujung tombak inovasi perangkat lunak perusahaan, tetapi juga menyoroti upaya Samsung untuk menyamai atau bahkan melampaui kompetitor dalam hal kecepatan dan stabilitas pembaruan perangkat lunak. Dengan menguji perangkat lunak berbasis Android 16 QPR2 ini secara ekstensif pada jajaran perangkat yang luas, termasuk seri S25 dan bahkan beberapa model Galaxy A-series secara internal, Samsung bertujuan untuk memastikan rilis final yang bebas bug dan pengalaman pengguna yang optimal. Langkah ini dapat memperkuat loyalitas konsumen dan daya saing di pasar ponsel pintar global yang semakin ketat, di mana pengalaman perangkat lunak yang mulus menjadi pembeda utama.