Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Proyeksi 2025: Apple Rebut Takhta Pasar Smartphone Global dari Samsung

2026-01-13 | 21:33 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-13T14:33:24Z
Ruang Iklan

Proyeksi 2025: Apple Rebut Takhta Pasar Smartphone Global dari Samsung

Apple Inc. telah menggeser Samsung Electronics Co. dari posisi teratas di pasar smartphone global sepanjang tahun 2025, menandai kali pertama dalam 14 tahun raksasa teknologi asal Cupertino tersebut memimpin pengiriman perangkat secara keseluruhan. Laporan awal dari Counterpoint Research yang dirilis pada 12 Januari 2026 menunjukkan Apple menguasai 20% pangsa pasar global dengan pertumbuhan pengiriman sebesar 10% secara tahunan, tertinggi di antara lima merek teratas. Samsung, rival utama Apple, menempati posisi kedua dengan 19% pangsa pasar, meskipun mencatat pertumbuhan pengiriman 5% dibandingkan tahun 2024.

Pergeseran kepemimpinan ini terjadi di tengah pertumbuhan pasar smartphone global sebesar 2% pada tahun 2025, melanjutkan tren positif untuk tahun kedua berturut-turut. Keberhasilan Apple didorong oleh peningkatan permintaan di pasar berkembang dan menengah, serta strategi bauran produk yang kuat. Analis Senior Counterpoint Research, Varun Mishra, menyebutkan bahwa seri iPhone 17 meraih daya tarik signifikan pada kuartal keempat setelah peluncuran suksesnya, sementara seri iPhone 16 mempertahankan kinerja luar biasa di Jepang, India, dan Asia Tenggara. Momentum ini juga diperkuat oleh siklus peningkatan perangkat dari era COVID-19 yang mencapai titik balik, mendorong jutaan pengguna untuk mengganti smartphone mereka.

Secara historis, Samsung telah lama mendominasi pasar smartphone global, seringkali mengungguli Apple dalam volume pengiriman berkat lini produknya yang lebih luas. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kesenjangan antara keduanya semakin menyempit. Pada tahun 2023 dan 2024, Apple dan Samsung saling bersaing ketat dengan pangsa pasar yang berdekatan, sekitar 18-19%. Performa solid Apple di segmen premium dan penetrasi yang semakin dalam di pasar-pasar kunci seperti China, India, dan negara-negara Asia Pasifik lainnya telah menjadi faktor penentu. Misalnya, di kuartal keempat 2025 saja, Apple mencatat rekor pangsa 25% dari total pengiriman global, yang merupakan pangsa kuartalan tertinggi yang pernah dicapai.

Meskipun tergeser dari puncak, Samsung juga mencatat pertumbuhan yang patut diperhitungkan. Pertumbuhan pengiriman perusahaan Korea Selatan tersebut didorong oleh seri Galaxy A yang populer di segmen menengah, serta daya tarik berkelanjutan dari seri premium Galaxy S25 dan ponsel lipat Galaxy Fold7 yang mengungguli pendahulunya. Kendati menghadapi tekanan di Amerika Latin dan Eropa Barat, Samsung menunjukkan momentum kuat di Jepang dan mempertahankan pertumbuhan di pasar intinya.

Pergeseran ini menyoroti tren konsumen yang terus bergeser ke arah perangkat dengan harga lebih tinggi. Shilpi Jain, Analis Senior Counterpoint Research, menyatakan bahwa pada tahun 2025, pasar smartphone terus mengalami pergeseran bertahap menuju tingkat harga yang lebih tinggi, didorong oleh konsumen yang meningkatkan perangkat premium. Permintaan untuk handset berkemampuan 5G juga meningkat tajam di berbagai wilayah berkembang.

Masa depan pasar smartphone, khususnya pada tahun 2026, diperkirakan akan menghadapi tantangan baru. Tarun Pathak, Direktur Riset Counterpoint Research, memperingatkan potensi pelambatan pasar smartphone pada tahun mendatang, dengan perkiraan kontraksi sebesar 3% dibandingkan angka tahun 2025. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kendala pasokan komponen, seperti kekurangan chip DRAM dan NAND, serta prioritas yang lebih tinggi untuk memasok pusat data AI, yang akan menimbulkan masalah bagi pasar. Namun, Apple dan Samsung diproyeksikan akan tetap tangguh, didukung oleh kapabilitas rantai pasokan yang lebih kuat dan posisi pasar premium mereka, yang memungkinkan mereka menyerap dampak kenaikan biaya komponen lebih baik dibandingkan pemain yang lebih kecil.