:strip_icc()/kly-media-production/medias/5364631/original/030239400_1759121697-Logo_Apple.jpg)
Apple Inc. dikabarkan akan meluncurkan hingga 25 produk baru sepanjang tahun 2026, menandai salah satu jadwal peluncuran paling agresif dalam sejarah perusahaan. Puncak dari ekspansi ini termasuk iPhone lipat pertama yang sangat dinanti, yang dijuluki "iPhone Fold", dan pembaruan signifikan pada jajaran iPad, termasuk iPad mini dengan layar OLED. Berbagai laporan dari analis industri dan bocoran rantai pasok mengindikasikan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun transformatif bagi raksasa teknologi asal Cupertino ini, dengan fokus pada form factor baru, integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih dalam, dan peningkatan teknologi layar.
Masuknya Apple ke segmen ponsel lipat pada tahun 2026 diproyeksikan akan mengguncang pasar yang saat ini didominasi oleh Samsung dan, pada tingkat lebih rendah, Google. Analis dari IDC memperkirakan bahwa iPhone lipat pertama Apple akan diluncurkan pada September 2026, tujuh tahun setelah Samsung merilis perangkat lipat pertamanya. Meskipun terlambat memasuki pasar, Apple diperkirakan akan segera menguasai lebih dari 22% pangsa unit pengiriman ponsel lipat global dan 34% dari total pendapatan segmen tersebut pada tahun debutnya, dengan harga rata-rata sekitar $2.400. Produk ini dirumorkan memiliki desain gaya buku dengan layar internal sekitar 7,7 hingga 7,8 inci saat dibuka dan layar eksternal 5,3 hingga 5,5 inci saat tertutup. Apple dilaporkan telah mengatasi masalah lipatan yang terlihat pada perangkat lipat pesaing melalui perbaikan layar dan engsel tahan lama yang terbuat dari Liquidmetal, menghasilkan lipatan yang "nyaris tidak terlihat" saat perangkat dibuka.
Seiring dengan pergeseran strategis pada iPhone, Apple juga memperluas penggunaan teknologi layar OLED ke lini produk lainnya. Bloomberg melaporkan bahwa iPad mini akan menjadi perangkat non-Pro iPad pertama yang mengadopsi panel OLED pada tahun 2026. Layar OLED menjanjikan kontras yang lebih superior, waktu respons yang lebih cepat, dan sudut pandang yang lebih baik dibandingkan dengan layar LCD saat ini. iPad mini generasi ke-8 ini juga diharapkan akan ditenagai oleh chip A19 Pro atau bahkan A20 Pro, memberikan peningkatan kinerja yang signifikan. Selain iPad mini, MacBook Pro dengan layar OLED juga diperkirakan akan hadir pada akhir 2026 atau awal 2027, menampilkan desain yang lebih tipis, kemampuan sentuh, dan kemungkinan tanpa poni (notch).
Peluncuran produk ini tidak hanya terbatas pada perangkat utama. Apple juga memiliki peta jalan yang padat untuk produk lain di tahun 2026, termasuk HomePod mini 2, AirTag 2, dua model layar Mac baru (termasuk Studio Display 2), dan perangkat rumah pintar baru seperti "Home Hub" dengan layar 7 inci yang terintegrasi dengan kamera dan dukungan Face ID. Model MacBook berbiaya rendah dengan chip A-series iPhone, serta pembaruan untuk MacBook Air dengan chip M5 dan MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan Max, juga ada dalam daftar. Bahkan, kacamata pintar yang berfokus pada AI tanpa layar display, yang berfungsi sebagai aksesori iPhone, dapat diperkenalkan pada akhir 2026.
Investasi besar Apple dalam penelitian dan pengembangan (R&D) menjadi landasan bagi gelombang inovasi ini. Perusahaan ini secara konsisten meningkatkan pengeluaran R&D-nya, mencapai sekitar $30 miliar pada tahun 2023 dan $31,4 miliar pada tahun 2024, dengan total lebih dari $150 miliar dalam enam tahun terakhir (2019-2024). CEO Tim Cook telah menyatakan kegembiraannya terhadap peta jalan produk Apple, menyebut teknologi yang mereka kembangkan sebagai "salah satu teknologi paling mendalam di zaman kita" dan menegaskan komitmen perusahaan terhadap kecerdasan buatan yang terintegrasi di seluruh ekosistemnya. Apple menekankan strateginya adalah "melakukannya dengan benar, bukan menjadi yang pertama" dalam mengadopsi teknologi baru.
Implikasi dari strategi peluncuran yang ambisius ini sangat luas. Masuknya Apple ke pasar perangkat lipat diperkirakan akan meningkatkan kesadaran dan minat konsumen secara keseluruhan terhadap kategori tersebut, mendorong pertumbuhan pasar yang diproyeksikan akan meningkat 30% dari tahun ke tahun pada tahun 2026. Meskipun perangkat lipat akan tetap menjadi segmen niche dari perspektif volume, perangkat ini akan menjadi pendorong nilai yang relevan bagi sebagian besar vendor yang menawarkannya, karena harga jual rata-rata tiga kali lebih tinggi dari ponsel pintar standar. Pergeseran ke layar OLED di berbagai produk Apple juga akan mendorong tren industri dan investasi lebih lanjut dari pemasok seperti LG dan Samsung dalam produksi panel OLED untuk laptop dan tablet. Dengan serangkaian produk baru yang mencakup berbagai kategori, Apple tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan pangsa pasarnya tetapi juga untuk mendefinisikan ulang pengalaman pengguna melalui inovasi yang terintegrasi dan berpusat pada AI.