Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Waspada Hujan! Panduan Pengisian Aman Mobil Listrik Anda

2026-01-04 | 09:09 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-04T02:09:49Z
Ruang Iklan

Waspada Hujan! Panduan Pengisian Aman Mobil Listrik Anda

Pemilik kendaraan listrik di Indonesia, yang menghadapi curah hujan intensif selama musim basah tahunan, diimbau untuk mematuhi protokol keselamatan ketat saat mengisi daya kendaraan mereka guna mencegah potensi bahaya listrik. Peningkatan adopsi kendaraan listrik (EV) di tengah kondisi iklim tropis Indonesia memerlukan pemahaman mendalam tentang praktik pengisian daya yang aman, terutama ketika infrastruktur dan kebiasaan pengguna masih beradaptasi.

Risiko sengatan listrik atau kerusakan sistem dapat timbul jika prosedur pengisian daya tidak diikuti dengan benar di tengah kondisi basah. Sebagian besar konektor pengisian daya kendaraan listrik dirancang dengan standar ketahanan air tertentu, sering kali mencapai peringkat IP (Ingress Protection) seperti IP55 atau IP67, yang menunjukkan perlindungan terhadap semprotan air atau bahkan perendaman sementara. Namun, standar ini tidak menghilangkan semua risiko jika pengguna lalai atau jika peralatan mengalami kerusakan. “Meskipun konektor dan stasiun pengisian daya dirancang tahan air, kehati-hatian tetap menjadi kunci. Selalu periksa kondisi kabel dan konektor sebelum digunakan, terutama di lingkungan yang basah,” kata seorang insinyur kelistrikan dari asosiasi kendaraan listrik nasional dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Praktik pengisian daya yang aman di musim hujan meliputi beberapa langkah krusial. Pertama, pastikan tangan Anda kering saat memegang kabel dan konektor. Kedua, hindari pengisian daya di area yang tergenang air atau di bawah tetesan air langsung dari atap atau kabel listrik yang tidak terlindungi. Stasiun pengisian daya publik umumnya memiliki perlindungan terhadap elemen cuaca, tetapi pengguna perlu memastikan area di sekitar port pengisian pada kendaraan mereka bersih dan kering sebelum menyambungkan kabel. Jika terpaksa mengisi daya di luar ruangan saat hujan, disarankan untuk menggunakan payung atau mencari tempat yang terlindungi. Ketiga, selalu periksa adanya retakan atau kerusakan pada kabel pengisi daya, konektor, dan stopkontak. Kabel yang rusak dapat menjadi jalur bagi air untuk masuk, meningkatkan risiko korsleting atau sengatan listrik. Pabrikan kendaraan listrik seperti Hyundai dan Wuling, yang memiliki pangsa pasar signifikan di Indonesia, secara konsisten menekankan pentingnya penggunaan aksesori pengisian daya asli dan memastikan peralatan dalam kondisi prima.

Pemerintah Indonesia melalui PT PLN (Persero) terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dirancang untuk memenuhi standar keamanan internasional, termasuk ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Namun, sebagian besar pengisian daya masih dilakukan di rumah. Edukasi kepada pemilik EV tentang instalasi listrik rumah yang aman dan kebiasaan pengisian daya yang benar menjadi sangat penting. "PLN terus berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur pengisian daya yang aman dan andal. Kami juga mendorong masyarakat untuk proaktif memahami panduan keselamatan dari pabrikan dan mematuhi standar instalasi listrik rumah yang benar," ujar juru bicara PLN dalam rilis pers yang diterbitkan pada kuartal keempat tahun 2025.

Seiring dengan proyeksi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia yang diprediksi mencapai jutaan unit pada dekade mendatang, upaya mitigasi risiko terkait pengisian daya di berbagai kondisi cuaca menjadi fundamental. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan peningkatan signifikan dalam penjualan EV sepanjang tahun 2025, menyoroti urgensi pemahaman keselamatan yang lebih luas di kalangan konsumen. Penerapan standar keselamatan yang ketat, baik dari sisi produsen maupun edukasi pengguna, akan menjadi penentu dalam memastikan transisi yang mulus menuju mobilitas listrik yang berkelanjutan dan aman di Indonesia.