:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478268/original/003998200_1768896981-Infinix_XPad_Edge_4.jpg)
Infinix resmi memperkenalkan tablet XPad Edge di Indonesia pada 19 Januari 2026, memulai penjualan pada 20 Januari 2026, dengan menyasar segmen produktivitas dan hiburan melalui integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) serta banderol harga Rp 4.599.000 untuk varian 8GB RAM/256GB penyimpanan, atau Rp 4.499.000 selama periode flash sale. Perangkat ini hadir sebagai respons Infinix terhadap kebutuhan pasar akan tablet multifungsi berharga terjangkau, menawarkan pengalaman penggunaan yang diklaim setara PC dalam format portabel.
Peluncuran Infinix XPad Edge menandai langkah signifikan Infinix dalam menggarap pasar tablet yang semakin kompetitif, terutama dengan penawaran fitur AI di titik harga agresif. Dengan dimensi ultra-slim 6,19mm dan bobot 588 gram, serta bodi unibody metal, tablet ini dirancang untuk mobilitas tinggi, menargetkan pelajar, profesional muda, dan kreator konten yang membutuhkan perangkat serbaguna. Layar IPS LCD 13,2 inci beresolusi 2.4K (2400x1600 piksel) menjadi salah satu daya tarik utama, didukung refresh rate 60Hz dan sertifikasi TÜV Rheinland Flicker Free serta Low Blue Light untuk kenyamanan visual jangka panjang.
Dapur pacu XPad Edge ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 685 (6nm) Octa-core, dipadukan dengan RAM 8GB LPDDR4X yang dapat diekspansi hingga 16GB melalui fitur virtual RAM, serta penyimpanan internal 256GB UFS 2.2 yang bisa diperluas hingga 2TB dengan microSD. Konfigurasi ini menjanjikan performa yang andal untuk aktivitas produktivitas dan multitasking, didukung oleh sistem operasi Android 15 dengan antarmuka XOS. Integrasi fitur AI menjadi sorotan, meliputi asisten suara pribadi Folax, Hi Translation untuk penerjemahan, AI writing, AI Screen Recognition, hingga AI Creation yang membantu pengguna membuat konten berbasis teks atau mengubah sketsa menjadi gambar. Fitur-fitur ini berpotensi meredefinisi ekspektasi terhadap kemampuan tablet di kelas menengah, memfasilitasi alur kerja yang lebih efisien dan kreatif.
Untuk mendukung produktivitas, setiap pembelian XPad Edge sudah menyertakan X Keyboard, sebuah aksesori esensial yang mengubah tablet menjadi perangkat layaknya laptop. Meskipun X Pencil 20, pena digital, dijual terpisah seharga Rp 299.000 hingga Rp 300.000, kelengkapan keyboard dalam paket penjualan adalah strategi yang agresif dari Infinix untuk langsung menempatkan XPad Edge sebagai alat kerja yang siap pakai. Ketersediaan aplikasi produktivitas dan kreativitas pra-instal seperti WPS Office dan CapCut juga memperkuat klaim perangkat ini sebagai solusi komprehensif untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari pengolahan dokumen hingga pengeditan video. Fitur multitasking canggih seperti split screen, parallel windows, dan drag and drop lebih lanjut mendukung pengalaman produktivitas setara PC.
Konektivitas XPad Edge lengkap dengan dukungan 4G LTE dan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, memastikan perangkat tetap terhubung di berbagai kondisi. Kapasitas baterai 8000mAh dengan pengisian cepat 18W dan reverse charging 7.5W, serta empat speaker dengan teknologi DTS untuk audio imersif, melengkapi profil XPad Edge sebagai tablet multifungsi. Infinix juga mengklaim tablet ini memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan perakitan dilakukan di Indonesia, menunjukkan komitmen terhadap industri dalam negeri. Kehadiran XPad Edge pada awal 2026 menegaskan intensi Infinix untuk tidak hanya bersaing dalam volume, namun juga dalam inovasi fitur, terutama di segmen tablet yang diprediksi akan semakin mengintegrasikan kapabilitas AI sebagai daya jual utama.