Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

ROG Xbox Ally X: Revolusikan Cara Anda Bermain, PC Gaming Genggam Terbaik untuk Petualangan Tanpa Batas.

2026-01-19 | 15:13 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-19T08:13:02Z
Ruang Iklan

ROG Xbox Ally X: Revolusikan Cara Anda Bermain, PC Gaming Genggam Terbaik untuk Petualangan Tanpa Batas.

Pada 16 Oktober 2025, ASUS dan Microsoft secara resmi meluncurkan perangkat game genggam terbaru mereka, ROG Xbox Ally X, yang dibanderol seharga 999.99 dolar AS, menandai evolusi signifikan dalam kategori PC gaming portabel yang terus berkembang pesat. Perangkat ini, hasil kolaborasi antara merek Republic of Gamers (ROG) ASUS dan Xbox Microsoft, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara ekosistem PC Windows yang serbaguna dan pengalaman konsol yang lebih terfokus, sekaligus menargetkan para gamer yang menginginkan kemampuan bermain game kelas atas di mana saja.

Peluncuran ROG Xbox Ally X terjadi di tengah pertumbuhan kuat pasar PC gaming genggam, yang diperkirakan mencapai nilai 2 miliar dolar AS pada tahun 2025 dan diproyeksikan meroket hingga 10 miliar dolar AS pada tahun 2033, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 20-25%. Menurut riset Omdia, sebanyak 2,3 juta unit PC gaming genggam diperkirakan akan terjual secara global pada tahun 2025, meningkat 32% dari 1,7 juta unit pada tahun 2024, dengan proyeksi mencapai 4,7 juta unit per tahun pada tahun 2029. Peningkatan ini didorong oleh kemajuan dalam teknologi miniaturisasi, komponen yang lebih bertenaga, peningkatan masa pakai baterai, dan popularitas layanan cloud gaming yang terus meningkat.

ROG Xbox Ally X sendiri hadir dengan spesifikasi mumpuni: ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan arsitektur Zen 5, dilengkapi 24 GB RAM LPDDR5X, serta penyimpanan SSD NVMe M.2 PCIe Gen 4 sebesar 1 TB. Layar sentuh IPS LCD 7 inci beresolusi Full HD (1920x1080) dengan refresh rate 120 Hz dan dukungan Variable Refresh Rate (VRR) menjanjikan visual yang tajam dan responsif. Salah satu peningkatan krusial adalah baterai berkapasitas 80 Wh, yang diklaim memberikan peningkatan signifikan dalam daya tahan, mampu bertahan sekitar 2 jam untuk game AAA yang menuntut pada pengaturan tinggi dan hingga 6,5 jam untuk aplikasi ringan atau game indie.

Kemitraan strategis antara ASUS dan Microsoft terlihat jelas pada integrasi perangkat lunak. ROG Xbox Ally X adalah perangkat Windows pertama yang mendukung mode booting langsung ke aplikasi Xbox, menawarkan pengalaman mirip konsol dengan konsumsi sumber daya yang lebih rendah, menghemat hingga 2 GB memori dan mengurangi konsumsi daya idle hingga dua pertiga. Mode ini, yang merupakan eksklusif waktu terbatas untuk perangkat ASUS ROG saat peluncuran, akan tersedia untuk PC gaming genggam berbasis Windows lainnya pada tahun 2026. Integrasi Xbox Game Pass Ultimate yang mulus dan antarmuka pengguna Xbox kustom dalam Armoury Crate SE juga menjadi daya tarik utama. Dari sisi desain, perangkat ini menampilkan sasis yang didesain ulang dengan genggaman yang lebih ergonomis dan tebal, serta stik analog yang ditingkatkan dengan karet berkualitas tinggi untuk kenyamanan dan presisi. Sistem pendingin Zero Gravity ROG dengan desain kipas ganda juga ditingkatkan, menjanjikan aliran udara 24% lebih baik dan suhu panel hingga 6 derajat Celcius lebih dingin.

Meskipun mendapat pujian atas kinerja dan ergonominya, branding "Xbox" pada perangkat ini menimbulkan kebingungan bagi sebagian konsumen. Beberapa pengguna, terutama mereka yang terbiasa dengan ekosistem konsol, mengharapkan kemampuan untuk mengunduh semua game Xbox secara native tanpa perlu streaming, padahal ROG Xbox Ally X pada dasarnya adalah PC Windows yang terintegrasi dengan layanan Xbox. Hal ini menyoroti tantangan yang dihadapi Microsoft dalam mengoptimalkan Windows 11 untuk pengalaman gaming genggam yang lebih intuitif, meskipun perusahaan telah berinvestasi dalam mode gaming baru yang disempurnakan dan kemitraan dengan AMD untuk APU semi-kustom.

Di pasar yang semakin kompetitif, ROG Xbox Ally X bersaing ketat dengan perangkat lain seperti Steam Deck dari Valve, Lenovo Legion Go, dan MSI Claw. Analis industri James McWhirter dari Omdia mencatat bahwa Windows 11 saat ini kurang cocok untuk gaming genggam, dan perangkat yang ada belum memberikan lompatan kinerja generasi baru yang signifikan dibandingkan Steam Deck. Namun, kedatangan Ally X, ditambah dengan peningkatan mode gaming Windows 11, berpotensi menarik audiens yang lebih luas di luar penggemar PC gaming. Meskipun perangkat seperti Legion Go 2 mungkin menawarkan layar OLED yang lebih baik dengan biaya lebih tinggi, dan MSI Claw A8 memiliki daya tahan baterai yang sebanding, ROG Xbox Ally X diposisikan sebagai pilihan premium dengan perpaduan kinerja dan integrasi ekosistem yang kuat. Dengan inovasi yang terus berlanjut, pasar PC gaming genggam diproyeksikan akan melihat diversifikasi faktor bentuk dan fitur di tahun-tahun mendatang, menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan preferensi pengguna yang terus berkembang.