:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320003/original/073508200_1786331560-word_media_image4.jpg)
Jakarta – Industri ponsel pintar lipat diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh meningkatnya popularitas perangkat dengan desain layar yang lebih lebar. Perusahaan riset pasar Omdia memperkirakan pengiriman panel layar untuk HP lipat akan melonjak sebesar 44 persen pada tahun 2026, mencapai 29 juta unit. Tren ini tidak hanya menandai pergeseran preferensi konsumen tetapi juga membuka peluang besar bagi pemasok panel utama, seperti Samsung Display.
Desain HP lipat dengan layar lebih lebar, seperti yang terlihat pada model terbaru Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide dan Apple iPhone Duo, dinilai menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Rasio layar yang menyerupai tablet, seperti 4:3 dan 14:10, memungkinkan penggunaan yang lebih luas untuk berbagai aktivitas, mulai dari multitasking hingga menjelajahi internet, media sosial, dan tugas produktivitas. Ini berbeda dengan desain lipat sebelumnya yang cenderung tinggi dan sempit.
Pertumbuhan Pasar Panel HP Lipat yang Signifikan
Prediksi Omdia mengenai kenaikan pengiriman panel layar sebesar 44 persen pada tahun 2026 menunjukkan optimisme pasar yang kuat. Jumlah 29 juta unit panel ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, mengindikasikan adopsi yang semakin cepat di kalangan produsen dan konsumen. Laporan dari Informa Tech (Omdia) yang dikutip Liputan6.com (26/10/2026) menekankan bahwa model berlayar lebar diproyeksikan akan menyumbang 44 persen dari total pengiriman panel HP lipat pada tahun 2026, dan bahkan melampaui 60 persen pada tahun 2027.
Selain Omdia, Counterpoint Research juga memberikan proyeksi yang optimis untuk pasar smartphone lipat secara keseluruhan. Mereka memprediksi pengiriman smartphone lipat global akan mencapai 78,6 juta unit pada tahun 2026 dan melewati angka 100 juta unit pada tahun 2027. Angka-angka ini menunjukkan potensi besar pasar perangkat lipat yang terus berkembang.
Daya Tarik Desain Layar Lebar
Desain HP lipat berbentuk buku (book-type) dengan layar yang lebih lebar menawarkan keuntungan fungsionalitas yang signifikan. Rasio aspek baru seperti 4:3 dan 14:10 dianggap lebih ideal untuk multitasking dan konsumsi konten dibandingkan kombinasi konvensional layar utama 10:9 dan layar depan 21:9. Layar yang lebih luas memberikan pengalaman yang mirip dengan tablet, memudahkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, menjelajah internet dengan tampilan yang lebih penuh, atau menikmati media sosial dan konten multimedia dengan lebih imersif.
Dominasi Samsung dan Dampak Kedatangan Apple
Perkembangan ini memperkuat posisi Samsung Display sebagai pemain kunci di pasar. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut diproyeksikan akan menguasai 66 persen pasar panel HP lipat pada tahun 2026. Dominasi ini didukung oleh pasokan panel AMOLED secara eksklusif untuk produk-produk unggulannya, Galaxy Z Fold 8, serta perangkat lipat perdana Apple, iPhone Duo.
Kedatangan Apple dengan iPhone Duo yang diperkenalkan pada September 2026 dan mulai dijual Oktober 2026, menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan pasar. Meskipun ada laporan awal mengenai masalah daya tahan layar, seperti retakan yang diamati di Australia dan Tiongkok, permintaan untuk iPhone Duo dilaporkan sangat kuat. Apple bahkan dikabarkan meminta pemasok untuk meningkatkan produksi iPhone Duo sebesar 30 persen karena permintaan awal melebihi pasokan.
Selain Apple, Samsung juga telah meluncurkan Galaxy Z Fold 8 pada Agustus 2026, termasuk varian "Wide" yang menandai adaptasi terhadap desain layar yang lebih lebar dan lebih pendek. Ini menunjukkan bahwa raksasa teknologi ini secara aktif merespons preferensi pasar yang terus berubah. Sementara itu, Xiaomi juga meluncurkan Xiaomi 18 Fold pada September 2026, menambah persaingan di segmen pasar ini.
Menurut Counterpoint Research, proyeksi pangsa pasar penjualan smartphone lipat global pada tahun 2026 diperkirakan akan didominasi oleh Samsung dengan 38 persen, diikuti Apple dengan 25 persen, dan Huawei dengan 22 persen.
Dinamika Persaingan dan Tantangan Masa Depan
Meskipun Samsung Display dan Apple diproyeksikan menguasai pangsa pasar signifikan pada tahun 2026, dinamika pasar diperkirakan akan berubah. Produsen HP asal China diperkirakan akan mulai mengadopsi desain lipat berlayar lebar pada tahun 2027. Kehadiran lebih banyak model dari berbagai merek berpotensi memperluas pilihan konsumen sekaligus meningkatkan persaingan di pasar.
Namun, penting untuk dicatat bahwa angka-angka dari laporan Omdia merujuk pada pengiriman panel layar, bukan jumlah HP lipat yang terjual kepada konsumen akhir. Pengiriman komponen dapat terjadi lebih awal daripada produksi dan penjualan perangkat, sehingga kedua angka tersebut tidak selalu sejalan dalam periode yang sama. Selain itu, masalah daya tahan layar, seperti yang dilaporkan pada iPhone Duo, dapat menjadi tantangan yang perlu diatasi oleh para produsen untuk mempertahankan kepercayaan konsumen.
Asia Pasifik diproyeksikan menjadi pasar smartphone lipat terbesar pada tahun 2026, menyumbang 54,9 persen dari pangsa pasar global, dengan Tiongkok sebagai pasar terbesar di wilayah tersebut. Ini menunjukkan bahwa tren HP lipat layar lebar memiliki daya tarik global, khususnya di pasar-pasar Asia yang dinamis.
Secara keseluruhan, proyeksi menunjukkan bahwa perubahan desain layar menjadi lebih lebar adalah faktor kunci dalam evolusi industri HP lipat. Pergeseran ini diharapkan terus mendorong inovasi dan adopsi perangkat lipat, meskipun produsen perlu terus memperhatikan aspek kualitas dan daya tahan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang di pasar yang kompetitif.